alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Perluas Pencairan Nelayan yang Hilang di Tlocor di Laut

PASURUAN, Radar Bromo – Pencarian Mohammad Nasyik, nelayan yang tenggelam di perairan Tlocor, Sidoarjo belum juga berhasil. Tim search and rescue (SAR) masih bekerja keras. Mereka memperbanyak personel dan memperluas area penyisiran memasuki hari keempat, Minggu (14/11).

Kasat Polairud Polres Pasuruan AKP Winardi mengatakan, sejauh penyisiran yang dilakukan belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Sampai saat ini korban masih belum ditemukan. “Bahkan kemarin ada tambahan kekuatan tim dari BPBD Kota Pasuruan,” kata Winardi.

Menurutnya, proses pencarian korban sampai sekarang tidak menemukan kendala. Karena cuaca di laut pun cenderung stabil. Ombak-ombak masih dalam batas aman. Sehingga tidak menyulitkan petugas melakukan penyisiran.

“Sekarang masih aman. Cuacanya lebih stabil dan kami harap ini akan mempercepat ditemukannya korban,” jelasnya.

Sejauh ini, ada belasan personel yang dilibatkan dalam mencari nelayan asal Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan itu. Terdiri dari Polairud, TNI AL, Basarnas, dan BPBD. Termasuk beberapa nelayan yang merupakan keluarga dan tetangga korban sendiri.

“Kami juga sudah sampaikan ke nelayan di sekitar sana (wilayah Tlocor, Red) untuk segera melapor apabila menemukan korban. Tetapi selama ini respons nelayan sudah sangat cepat kok apabila ada korban laka laut seperti ini,” bebernya.

PASURUAN, Radar Bromo – Pencarian Mohammad Nasyik, nelayan yang tenggelam di perairan Tlocor, Sidoarjo belum juga berhasil. Tim search and rescue (SAR) masih bekerja keras. Mereka memperbanyak personel dan memperluas area penyisiran memasuki hari keempat, Minggu (14/11).

Kasat Polairud Polres Pasuruan AKP Winardi mengatakan, sejauh penyisiran yang dilakukan belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Sampai saat ini korban masih belum ditemukan. “Bahkan kemarin ada tambahan kekuatan tim dari BPBD Kota Pasuruan,” kata Winardi.

Menurutnya, proses pencarian korban sampai sekarang tidak menemukan kendala. Karena cuaca di laut pun cenderung stabil. Ombak-ombak masih dalam batas aman. Sehingga tidak menyulitkan petugas melakukan penyisiran.

“Sekarang masih aman. Cuacanya lebih stabil dan kami harap ini akan mempercepat ditemukannya korban,” jelasnya.

Sejauh ini, ada belasan personel yang dilibatkan dalam mencari nelayan asal Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan itu. Terdiri dari Polairud, TNI AL, Basarnas, dan BPBD. Termasuk beberapa nelayan yang merupakan keluarga dan tetangga korban sendiri.

“Kami juga sudah sampaikan ke nelayan di sekitar sana (wilayah Tlocor, Red) untuk segera melapor apabila menemukan korban. Tetapi selama ini respons nelayan sudah sangat cepat kok apabila ada korban laka laut seperti ini,” bebernya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/