Tingkat Kematian Covid-19 di Kota Pasuruan Rendah

GADINGREJO, Radar Bromo – Temuan pasien positif Covid-19 di Kota Pasuruan, masih terus bermunculan. Hampir setiap hari ada pasien positif baru. Namun, Pemkot Pasuruan memastikan seluruh kecamatan di Kota Pasuruan, sudah masuk berisiko sedang.

Hingga kemarin (14/10), tercatat pasien positif Covid-19, di Kota Pasuruan mencapai 680 orang dan 5 orang dinyatakan suspect. Dengan rincian, ada 564 pasien yang sudah sembuh dan 37 orang masih dirawat. Serta, 37 orang dinyatakan konfirmasi aktif, 79 meninggal, dan 5 orang melakukan isolasi mandiri.

Kepala Diskominfo Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengatakan, empat kecamatan di Kota Pasuruan, dinyatakan risiko sedang. Sebab, tingkat kesembuhan di Kota Pasuruan, cukup tinggi. Saat ini, mencapai angka 82 persen. Angka ini merupakan perbandingan antara yang sembuh dengan yang masih dirawat.

“Tingkat kematian juga menurun. Sebagai gambaran, saat ini tingkat kematian menurun, yang biasanya bisa sampai lebih dari dua orang sehari, bahkan pernah sampai lima orang sehari. Namun, saat ini berkisar 1-2 orang sehari, bahkan saat ini tidak setiap hari ada kematian,” ungkapnya.

Kokoh menjelaskan, prinsip Pemkot Pasuruan, tidak mengendorkan sosialisasi dan penindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan. Meski kini Covid di Kota Pasuruan, bisa dikendalikan, pihaknya tidak akan melonggarkan sosialisasi dan penindakan sebelum akhirnya ada vaksin.

“Kami rutin melakukan penindakan di sejumlah jalur perkotaan tiap harinya. Tentu saat penindakan ini kami lakukan pendekatan yang lebih humanis agar mereka selalu menggunakan masker saat keluar rumah dan berada di areal publik,” ujar Kokoh. (riz/rud/fun)