Bangunan Lawas Pasar Gondangwetan Mulai Dibongkar

GONDANGWETAN, Radar Bromo – Revitalisasi pasar Gondangwetan dimulai. Setelah semua pedagang dipindah ke bedak darurat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kini melakukan pembongkaran kios di Pasar Gondangwetan. Targetnya akhir September pengerjaan fisik sudah bisa dilakukan.

Gatot Sutanto, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa semua pedagang memang sudah di-deadline agar berpindah ke bedak darurat sejak pekan lalu. Sehingga pengerjaan pembongkaran sudah bisa dilakukan.

“Pembongkaran kios dan lapak lama sudah dilakukan Minggu kemarin setelah pedagang bertahap pindah ke bedak darurat. Targetnya selesai lelang pembongkaran sudah bisa selesai,” terangnya.

Dikatakan bahwa proses lelang memang masih berjalan dan targetnya pertengahan bulan September ini sudah ada pemenangnya. Sehingga setelah semua pembongkaran selesai dilakukan, maka targetnya akhir September pembangunan fisik sudah bisa dilakukan.

Kendati sudah mepet dengan akhir tahun, Disperindag tetap optimistis pembangunan gedung revitalisasi bisa selesai sampai akhir tahun. Ini lantaran gedung yang dibangun hanya 1 tingkat yang di dalamnya ada 105 kios dan los.

“Targetnya lelang selesai pertengahan September sehingga akhir September sudah mulai pengerjaan fisik. Sedangkan dengan sisa waktu kurang lebih 3 bulan kami optimistis selesai,” terangnya.

Anggaran revitaliasi untuk pasar Gondangwetan besarannya Rp 4 Miliar dari dana APBN Tugas Pembantuan (TP). Revitalisasi dibutuhkan agar kondisi pasar bisa lebih nyaman dan bersih dan tidak ada becek atau genangan air terutama saat musim hujan tiba. (eka/fun)