alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Produksi Susu di Pasuruan Tinggal Separo akibat Wabah PMK

”Yang mati sekitar 26. Terus potong paksa ada 573 ekor,” ungkapnya.

Koperasi susu terus melakukan sosialisasi kepada anggotanya yang berjumlah 300-an orang. Dia memberikan obat-obatan dan disinfektan. Bukan petugas koperasi yang keliling, melainkan pemiliknya sendiri.

Sementara itu, Ersan Susanto, warga Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, mengaku memiliki 14 ekor sapi perah. Semuanya terjangkit virus PMK. Dia tidak bisa lagi setor susu ke keporasi. Karena sapinya tak memproduksi susu.

“Sudah 14 hari lebih tidak keluar susu. Ya saya rawat,” katanya.

Menurut Ersan, sebagian sapi mulai pulih dan sudah bisa makan. Satu mati. Sisanya masih proses penyembuhan. “Ini sudah saya proteksi dari orang lain,” ungkapnya. (sid/far)

”Yang mati sekitar 26. Terus potong paksa ada 573 ekor,” ungkapnya.

Koperasi susu terus melakukan sosialisasi kepada anggotanya yang berjumlah 300-an orang. Dia memberikan obat-obatan dan disinfektan. Bukan petugas koperasi yang keliling, melainkan pemiliknya sendiri.

Sementara itu, Ersan Susanto, warga Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, mengaku memiliki 14 ekor sapi perah. Semuanya terjangkit virus PMK. Dia tidak bisa lagi setor susu ke keporasi. Karena sapinya tak memproduksi susu.

“Sudah 14 hari lebih tidak keluar susu. Ya saya rawat,” katanya.

Menurut Ersan, sebagian sapi mulai pulih dan sudah bisa makan. Satu mati. Sisanya masih proses penyembuhan. “Ini sudah saya proteksi dari orang lain,” ungkapnya. (sid/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/