Rekam Biometrik CJH Tahun Ini Digelar H-1 di Asrama Haji

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Tahun ini perekaman biometrik calon jamaah haji (CJH) dipastikan bakal dilakukan H-1 jelang pemberangkatan. Rekam biometrik itu baru dilakukan setelah CJH masuk di Asrama Haji Sukolilo (Ahes) Surabaya.

Imron Muhadi, kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan, kebijakan perekaman biometrik atau rekam mata dan sidik jari itu baru pertama kali dilakukan pada 2019 lalu.

“Namun, tahun lalu CJH harus ke kantor VFS Tasheel di Malang dan Surabaya tempat perekaman Biometrik. Sehingga, CJH harus menyiapkan waktu khusus untuk ke sana,” terangnya.

Nah, karena tak semua daerah ada kantor VFS Tasheel, sehingga Indonesia bagian timur juga harus sampai datang ke Surabaya. Sehingga, cukup memakan biaya dan waktu. Dari hasil evaluasi, tahun ini perekaman biometriknya dipermudah.

Semua CJH Kabupaten Pasuruan bakal dilakukan perekaman nantinya saat memasuki Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Untuk perekaman biometrik ini bakal dilakukan 2 kali. “Saat sebelum berangkat ke Tanah Suci dan nanti setelah masuk ke Arab Saudi. Fungsinya untuk pendataan dan pencocokan dengan rekam mata dan sidik jari,” terang Imron.

Sehingga, sebelum keberangkatan, CJH Kabupaten Pasuruan tak perlu lagi ada penjadwalan dan keberangkatan khusus lagi untuk biometrik. Untuk tahun ini, estimasi CJH mencapai 1.454 kuota. Kabupaten Pasuruan dipastikan masuk gelombang pertama kloter 35, 36, dan 37. Diprediksi, CJH Kabupaten Pasuruan berangkat awal Juli mendatang. (eka/mie)