alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Proyek Lanjutan Kampung Religi Pasuruan Ditarget Rampung Desember

PASURUAN, Radar Bromo – Pembangunan kampung religi mulai dilanjutkan. Kawasan yang menunjang wisata religi makam KH Abdul Hamid itu mulai digarap bulan lalu. Pemkot Pasuruan menargetkan proyek itu rampung sebelum akhir tahun.

Kabid Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Uung Maf’udi Dja’far mengatakan, lanjutan proyek kampung religi itu sedianya dilakukan di dua kelurahan. Yakni kelurahan Kandangsapi dan Kebonsari.

Hanya saja, sebagian dari anggaran proyek tersebut direalokasi untuk penanganan Covid-19. “Jadi lanjutan kampung religi tahun ini hanya di Kandangsapi,” ungkapnya.

Uung menambahkan, proyek itu sudah berjalan sekitar tujuh pekan. Sampai saat ini, progres pekerjaan proyek sudah mencapai 42,98 persen. “Tapi itu progres sebelum November, jadi akhir Oktober lalu,” jelasnya.

Proyek lanjutan itu untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah dilakukan tahun lalu. Diantaranya dengan menambah ornamen berupa lampu hias maupun lampu penerangan.

Kemudian juga mempercantik kawasan dengan taman. “Serta tugu selamat datang di timur Alun-alun Pasuruan,” tuturnya.

Proyek itu dibiayai APBD 2020 dengan nilai Rp 382 juta. Dia mengakui, pekerjaan proyek itu memang sempat terkendala. Yaitu adanya pemotongan pohon perindangan di tepi jalan. Akan tetapi, saat ini proyek sudah berjalan normal. “Pelaksanaan pekerjaan proyek lanjutan ini harus selesai bulan depan,” ujar Uung.

Kampung wisata itu sendiri dibangun untuk memudahkan pengunjung pejalan kaki. Karena itu, kampung wisata dibangun dengan menentukan rute wisata religi yang berpusat di Makam Mbah Hamid. Di sepanjang kawasan itu pula, Pemkot menyediakan papan penunjuk arah bagi pengunjung. (tom/mie)

PASURUAN, Radar Bromo – Pembangunan kampung religi mulai dilanjutkan. Kawasan yang menunjang wisata religi makam KH Abdul Hamid itu mulai digarap bulan lalu. Pemkot Pasuruan menargetkan proyek itu rampung sebelum akhir tahun.

Kabid Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Uung Maf’udi Dja’far mengatakan, lanjutan proyek kampung religi itu sedianya dilakukan di dua kelurahan. Yakni kelurahan Kandangsapi dan Kebonsari.

Hanya saja, sebagian dari anggaran proyek tersebut direalokasi untuk penanganan Covid-19. “Jadi lanjutan kampung religi tahun ini hanya di Kandangsapi,” ungkapnya.

Uung menambahkan, proyek itu sudah berjalan sekitar tujuh pekan. Sampai saat ini, progres pekerjaan proyek sudah mencapai 42,98 persen. “Tapi itu progres sebelum November, jadi akhir Oktober lalu,” jelasnya.

Proyek lanjutan itu untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah dilakukan tahun lalu. Diantaranya dengan menambah ornamen berupa lampu hias maupun lampu penerangan.

Kemudian juga mempercantik kawasan dengan taman. “Serta tugu selamat datang di timur Alun-alun Pasuruan,” tuturnya.

Proyek itu dibiayai APBD 2020 dengan nilai Rp 382 juta. Dia mengakui, pekerjaan proyek itu memang sempat terkendala. Yaitu adanya pemotongan pohon perindangan di tepi jalan. Akan tetapi, saat ini proyek sudah berjalan normal. “Pelaksanaan pekerjaan proyek lanjutan ini harus selesai bulan depan,” ujar Uung.

Kampung wisata itu sendiri dibangun untuk memudahkan pengunjung pejalan kaki. Karena itu, kampung wisata dibangun dengan menentukan rute wisata religi yang berpusat di Makam Mbah Hamid. Di sepanjang kawasan itu pula, Pemkot menyediakan papan penunjuk arah bagi pengunjung. (tom/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/