alexametrics
33.9 C
Probolinggo
Wednesday, 20 October 2021

Begini Simulasi Jamaah Haul Mbah Hamid yang Bakal Digelar Sabtu Nanti

PASURUAN, Radar Bromo – Haul KH Abdul Hamid yang akan berlangsung 16 Oktober 2021 benar-benar disiapkan secara matang. Terlebih karena haul yang ke-40 ini juga tetap dilaksanakan di tengah pandemi. Karena itu, persiapannya juga harus disesuaikan dengan protokol kesehatan yang sudah menjadi ketentuan untuk mengantisipasi menyebarnya Covid-19.

Bahkan sebelum haul, dilakukan simulasi terkait skema yang sudah diatur. Baik oleh panitia, pemerintah dan aparat. Simulasi yang digelar di Terminal Untung Suropati, Rabu (13/10), dilakukan saat datangnya rombongan bus jamaah haul. Setibanya di terminal, bus langsung diarahkan ke lokasi parkir.

Sedangkan para jamaah langsung disambut petugas. Ada juga tim yang berkeliling membagikan masker ke jamaah yang kedapatan tak bermasker. Seluruh jamaah kemudian dilakukan pemeriksaan suhu tubuh. Jamaah yang suhu tubuhnya tinggi kemudian diarahkan ke klinik untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

DIJAGA: Personel gabungan berjaga di Jalan Niaga Kota Pasuruan. Jalan ini biasanya ramai akan jamaah saat haul Mbah Hamid digelar. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Sedangkan jamaah lainnya melanjutkan pemindaian barcode aplikasi Peduli Lindungi menggunakan ponselnya. Ya, setiap jamaah haul diharapkan sudah mendapatkan suntikan vaksinasi. Namun, dalam simulasi kemarin, ada juga jamaah yang mengaku belum pernah divaksin. Petugas lalu mengarahkannya untuk menjalani vaksinasi lebih dulu. Dinas Kesehatan menyiapkan tenaga vaksinasi di lokasi tersebut.

Pantauan Radar Bromo, ada pula jamaah yang mengaku tak membawa ponsel. Sehingga dirinya tak bisa memindai barcod untuk membuktikan dirinya sudah divaksin covid-19. Beruntung, jamaah tersebut diperbolehkan masuk ke terminal untuk mengikuti haul yang digelar virtual. Sebab dia membawa sertifikat vaksin untuk meyakinkan petugas bahwa dirinya sudah divaksin.

WAJIB: Scan PeduliLindungi yang disiapkan di lokasi. (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo – Haul KH Abdul Hamid yang akan berlangsung 16 Oktober 2021 benar-benar disiapkan secara matang. Terlebih karena haul yang ke-40 ini juga tetap dilaksanakan di tengah pandemi. Karena itu, persiapannya juga harus disesuaikan dengan protokol kesehatan yang sudah menjadi ketentuan untuk mengantisipasi menyebarnya Covid-19.

Bahkan sebelum haul, dilakukan simulasi terkait skema yang sudah diatur. Baik oleh panitia, pemerintah dan aparat. Simulasi yang digelar di Terminal Untung Suropati, Rabu (13/10), dilakukan saat datangnya rombongan bus jamaah haul. Setibanya di terminal, bus langsung diarahkan ke lokasi parkir.

Sedangkan para jamaah langsung disambut petugas. Ada juga tim yang berkeliling membagikan masker ke jamaah yang kedapatan tak bermasker. Seluruh jamaah kemudian dilakukan pemeriksaan suhu tubuh. Jamaah yang suhu tubuhnya tinggi kemudian diarahkan ke klinik untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

DIJAGA: Personel gabungan berjaga di Jalan Niaga Kota Pasuruan. Jalan ini biasanya ramai akan jamaah saat haul Mbah Hamid digelar. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Sedangkan jamaah lainnya melanjutkan pemindaian barcode aplikasi Peduli Lindungi menggunakan ponselnya. Ya, setiap jamaah haul diharapkan sudah mendapatkan suntikan vaksinasi. Namun, dalam simulasi kemarin, ada juga jamaah yang mengaku belum pernah divaksin. Petugas lalu mengarahkannya untuk menjalani vaksinasi lebih dulu. Dinas Kesehatan menyiapkan tenaga vaksinasi di lokasi tersebut.

Pantauan Radar Bromo, ada pula jamaah yang mengaku tak membawa ponsel. Sehingga dirinya tak bisa memindai barcod untuk membuktikan dirinya sudah divaksin covid-19. Beruntung, jamaah tersebut diperbolehkan masuk ke terminal untuk mengikuti haul yang digelar virtual. Sebab dia membawa sertifikat vaksin untuk meyakinkan petugas bahwa dirinya sudah divaksin.

WAJIB: Scan PeduliLindungi yang disiapkan di lokasi. (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

MOST READ

BERITA TERBARU