alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Normalisasi Kali Petung Rampung, Kelanjutan Diajukan ke Pemprov

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Normalisasi Kali Petung, Kota Pasuruan akhirnya rampung. Akhir pekan lalu, pengurukan di sisi selatan jembatan sekitar 1.000 meter kubik berhasil diselesaikan. Saat ini, Pemkot masih menunggu usulan normalisasi di sisi utara jembatan hingga ke pantai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan, Gustap Purwoko mengungkapkan normalisasi Kali Petung sudah dilakukan di tiga titik. Yakni 100 meter di sisi utara dan selatan jembatan. Serta yang terakhir, 1.000 meter kubik dari jembatan ke arah selatan.

“Alhamdulillah titik terakhir yang dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Gembong-Pekalen rampung Jumat lalu (10/9). Sementara saat ini ada tiga lokasi yang dinormalisasi,” ungkapnya.

Gustap menyebut selama pengerukan, pihaknya mendapati banyak sedimen tanah di dasar sungai. Ini diduga yang menjadi faktor utama saat hujan deras, Kali Petung cenderung meluap dan merendam jalan dan permukiman warga. Pihaknya berharap pengerukan ini bisa mengurangi dampak banjir di Kota Pasuruan.

Saat ini, pihaknya masih menunggu usulan kepada Pemprov untuk normalisasi lanjutan sejauh tujuh meter ke arah pantai. Ini atas permintaan Wali Kota Saifullah Yusuf. Sehingga banjir yang merendam setinggi hampir satu meter yang terjadi awal 2021 dan sempat membuat ruas jalan Blandongan hingga Bugul Kidul ditutup tidak terulang.

“Paling tidak semoga normalisasi di tiga titik tahun ini bisa mengurangi dampak banjir. Selama ini banjir kan sering disebabkan oleh luapan Kali Petung. Dengan pengerukan ini, semoga alirannya jadi lebih lancar,” terang Gustap.

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Normalisasi Kali Petung, Kota Pasuruan akhirnya rampung. Akhir pekan lalu, pengurukan di sisi selatan jembatan sekitar 1.000 meter kubik berhasil diselesaikan. Saat ini, Pemkot masih menunggu usulan normalisasi di sisi utara jembatan hingga ke pantai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan, Gustap Purwoko mengungkapkan normalisasi Kali Petung sudah dilakukan di tiga titik. Yakni 100 meter di sisi utara dan selatan jembatan. Serta yang terakhir, 1.000 meter kubik dari jembatan ke arah selatan.

“Alhamdulillah titik terakhir yang dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Gembong-Pekalen rampung Jumat lalu (10/9). Sementara saat ini ada tiga lokasi yang dinormalisasi,” ungkapnya.

Gustap menyebut selama pengerukan, pihaknya mendapati banyak sedimen tanah di dasar sungai. Ini diduga yang menjadi faktor utama saat hujan deras, Kali Petung cenderung meluap dan merendam jalan dan permukiman warga. Pihaknya berharap pengerukan ini bisa mengurangi dampak banjir di Kota Pasuruan.

Saat ini, pihaknya masih menunggu usulan kepada Pemprov untuk normalisasi lanjutan sejauh tujuh meter ke arah pantai. Ini atas permintaan Wali Kota Saifullah Yusuf. Sehingga banjir yang merendam setinggi hampir satu meter yang terjadi awal 2021 dan sempat membuat ruas jalan Blandongan hingga Bugul Kidul ditutup tidak terulang.

“Paling tidak semoga normalisasi di tiga titik tahun ini bisa mengurangi dampak banjir. Selama ini banjir kan sering disebabkan oleh luapan Kali Petung. Dengan pengerukan ini, semoga alirannya jadi lebih lancar,” terang Gustap.

MOST READ

BERITA TERBARU

/