alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Kans Mantan Wabup Ramaikan Bursa Cawali Pasuruan dari PDIP

PASURUAN, Radar Bromo – Bursa bakal calon wali kota dan wakil wali kota Pasuruan dari PDIP kian ramai. Itu, setelah beredar kabar jika Mantan Wabup Pasuruan Eddy Paripurna yang kini menjadi pengurus DPD Jatim partai banteng moncong putih itu turut masuk dalam penjaringan.

Selama pendaftaran terbuka, Eddy memang tak mendaftarkan dirinya di DPC PDIP Kota Pasuruan. Sebab, siapa pun bisa mendaftarkan diri di semua tingkat kepengurusan partai. “Pendaftaran calon itu kan memang bisa di DPC, DPD, dan DPP,” ujar Eddy saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (13/9).

Pria yang kini jadi anggota DPRD Jatim itu bahkan mengaku, ada petuah yang didapatkannya dari DPP PDIP. Yakni, agar dirinya sebagai putra daerah Pasuruan maju dalam kontestasi politik Pilwali 2020. “Sementara ada permintaan dari DPP untuk mencalonkan Wali Kota Pasuruan. Karena (saya) selaku pengurus DPD,” ungkap dia.

Meski ada sinyalemen khusus, Eddy mengaku masih mempertimbangkannya. Ia juga mengaku belum mengambil formulir pendaftaran. Baik itu di tingkat DPC atau DPD. “Sampai hari ini saya masih belum ke sana. Saya pun belum ambil formulir. Masih perlu dilihat dulu proses di Pasuruan,” bebernya.

Menurutnya, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat ini. Tak terkecuali, modal PDIP menatap Pilwali 2020 mendatang hanya dua kursi yang dimiliki di parlemen. Tentu hal itu menjadi tantangan tersendiri. “Paling tidak harus mengondisikan koalisi dulu. Ini kesempatan bagi PDIP,” terang Eddy.

Sementara itu, DPC PDIP Kota Pasuruan sendiri, hanya menerima enam pendaftar. Dua tokoh internal dan empat tokoh nonpartai. Di antaranya Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo dan Teddy Armanto yang juga sekretaris partai.

Kemudian, M Soleh, M Hasan, M Alimudin. Ketiganya berasal dari kalangan ormas, pengusaha, dan LSM. Serta Boedi Widayat yang merupakan mantan birokrat Pemkot Pasuruan.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Komunikasi Politik DPC PDIP Kota Pasuruan Agus Budi Cahyono mengungkapkan, jika berkas pendaftaran yang diterima dari enam orang itu telah diserahkan ke DPD.

“Semua sudah diproses dan selesai. Tadi malam kami kirimkan ke DPD via e-mail. Hari ini berkasnya kami serahkan langsung ke sana,” jelasnya. (tom/mie)

PASURUAN, Radar Bromo – Bursa bakal calon wali kota dan wakil wali kota Pasuruan dari PDIP kian ramai. Itu, setelah beredar kabar jika Mantan Wabup Pasuruan Eddy Paripurna yang kini menjadi pengurus DPD Jatim partai banteng moncong putih itu turut masuk dalam penjaringan.

Selama pendaftaran terbuka, Eddy memang tak mendaftarkan dirinya di DPC PDIP Kota Pasuruan. Sebab, siapa pun bisa mendaftarkan diri di semua tingkat kepengurusan partai. “Pendaftaran calon itu kan memang bisa di DPC, DPD, dan DPP,” ujar Eddy saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (13/9).

Pria yang kini jadi anggota DPRD Jatim itu bahkan mengaku, ada petuah yang didapatkannya dari DPP PDIP. Yakni, agar dirinya sebagai putra daerah Pasuruan maju dalam kontestasi politik Pilwali 2020. “Sementara ada permintaan dari DPP untuk mencalonkan Wali Kota Pasuruan. Karena (saya) selaku pengurus DPD,” ungkap dia.

Meski ada sinyalemen khusus, Eddy mengaku masih mempertimbangkannya. Ia juga mengaku belum mengambil formulir pendaftaran. Baik itu di tingkat DPC atau DPD. “Sampai hari ini saya masih belum ke sana. Saya pun belum ambil formulir. Masih perlu dilihat dulu proses di Pasuruan,” bebernya.

Menurutnya, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat ini. Tak terkecuali, modal PDIP menatap Pilwali 2020 mendatang hanya dua kursi yang dimiliki di parlemen. Tentu hal itu menjadi tantangan tersendiri. “Paling tidak harus mengondisikan koalisi dulu. Ini kesempatan bagi PDIP,” terang Eddy.

Sementara itu, DPC PDIP Kota Pasuruan sendiri, hanya menerima enam pendaftar. Dua tokoh internal dan empat tokoh nonpartai. Di antaranya Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo dan Teddy Armanto yang juga sekretaris partai.

Kemudian, M Soleh, M Hasan, M Alimudin. Ketiganya berasal dari kalangan ormas, pengusaha, dan LSM. Serta Boedi Widayat yang merupakan mantan birokrat Pemkot Pasuruan.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Komunikasi Politik DPC PDIP Kota Pasuruan Agus Budi Cahyono mengungkapkan, jika berkas pendaftaran yang diterima dari enam orang itu telah diserahkan ke DPD.

“Semua sudah diproses dan selesai. Tadi malam kami kirimkan ke DPD via e-mail. Hari ini berkasnya kami serahkan langsung ke sana,” jelasnya. (tom/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/