alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Sisa 87 Formasi Guru, Lulus Passing Grade Bisa Daftar Tahap 3

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan akan kembali membuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk formasi guru. Pengadaan PPPK tahap 3 kali ini juga menjadi kesempatan bagi para guru non-ASN yang sudah lolos passing grade (ambang batas nilai) pada seleksi 2021 lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif menjelaskan, seleksi PPPK tahap 3 yang akan dibuka tahun ini bukan dari kuota yang baru diusulkan. Melainkan kuota PPPK guru pada seleksi tahun lalu yang tidak terisi penuh.

”Pada 2021, ada sebanyak 281 kuota yang ditetapkan,” kata Ayik -sapaan Mualif Arif.

Dia menjelaskan ketetapan formasi itu dihitung berdasarkan kebutuhan tenaga guru di satuan pendidikan. Termasuk dengan mempertimbangkan jumlah guru PNS yang sudah memasuki masa pensiun maupun meninggal dunia.

Sehingga dengan penerimaan PPPK guru, kebutuhan di satuan pendidikan tetap terpenuhi. Atau setidaknya, tidak sampai kekurangan.

Sedangkan mekanisme penerimaan PPPK guru itu sendiri dibagi menjadi tiga tahap. Pada tahap 1 ada 119 formasi yang sudah terisi. Kemudian pada tahap 2 ada 75 formasi. ”Hasil seleksi tahap 1 dan 2 tahun lalu sudah selesai dan sudah ditempatkan di satuan pendidikan,” ujarnya.

Selain formasi yang sudah diterima tahun lalu, ada sisa formasi sebanyak 87 guru. Seleksinya akan dilakukan pada tahap 3 tahun ini. ”Dalam seleksi tahap 3 ini bakal ada beberapa pelamar yang jadi prioritas utama,” kata Ayik.

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan akan kembali membuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk formasi guru. Pengadaan PPPK tahap 3 kali ini juga menjadi kesempatan bagi para guru non-ASN yang sudah lolos passing grade (ambang batas nilai) pada seleksi 2021 lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif menjelaskan, seleksi PPPK tahap 3 yang akan dibuka tahun ini bukan dari kuota yang baru diusulkan. Melainkan kuota PPPK guru pada seleksi tahun lalu yang tidak terisi penuh.

”Pada 2021, ada sebanyak 281 kuota yang ditetapkan,” kata Ayik -sapaan Mualif Arif.

Dia menjelaskan ketetapan formasi itu dihitung berdasarkan kebutuhan tenaga guru di satuan pendidikan. Termasuk dengan mempertimbangkan jumlah guru PNS yang sudah memasuki masa pensiun maupun meninggal dunia.

Sehingga dengan penerimaan PPPK guru, kebutuhan di satuan pendidikan tetap terpenuhi. Atau setidaknya, tidak sampai kekurangan.

Sedangkan mekanisme penerimaan PPPK guru itu sendiri dibagi menjadi tiga tahap. Pada tahap 1 ada 119 formasi yang sudah terisi. Kemudian pada tahap 2 ada 75 formasi. ”Hasil seleksi tahap 1 dan 2 tahun lalu sudah selesai dan sudah ditempatkan di satuan pendidikan,” ujarnya.

Selain formasi yang sudah diterima tahun lalu, ada sisa formasi sebanyak 87 guru. Seleksinya akan dilakukan pada tahap 3 tahun ini. ”Dalam seleksi tahap 3 ini bakal ada beberapa pelamar yang jadi prioritas utama,” kata Ayik.

MOST READ

BERITA TERBARU

/