alexametrics
27.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Hati-hati, Delineator di Jalur Puspo-Pasrepan Banyak yang Lepas

PUSPO, Radar Bromo – Pengendara yang melintas di jalur Puspo, kini harus hati-hati. Penyebabnya, delineator di akses menuju kesana banyak yang copot. Delineator ini menjadi penanda bagi pengendara. Sebab benda ini dapat memantulkan cahaya untuk memberikan penanda bagi pengendara.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, delineator yang copot itu bisa dilihat diperbatasan Pasrepan-Puspo. Di sepanjang jalan tersebut, di sisi kanan dan kirisudah terpasang. Namun sebagian ada yang copot dan tergeletak di pinggir jalan atau yang patah.

Muhammad Rois, salah seorang pengendara mengatakan, ironis ketika melihatnya. Menurutnya, seharusnya yang copot atau rusak segera dilakukan pembetulan. Sehingga, segera bisa kembali memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Karena ini penting untuk penanda. Jika rusak ya bagaimana,” terangnya.

Pihaknya berharap Delineator itu segera di perbaiki. “Ya perbaiki segera. Jangan menunggu yang lain ikut rusak,” tuturnya.

Sementara itu, Agus Hari Wibawa, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan mengatakan, kewenangan penanganan jalan tersebut merupakan ranah Provinsi Jawa Timur. Sebab, jalan raya bromo itu merupakan jalan provinsi.

“Itu bukan ranag kami. Kami, tetapi ranah dari provinsi,” katanya.

Hal senada juga diutarakan oleh Listiani, Kepala Bidang Perencanaan Dinas PU Binamarga Kabupaten Pasuruan. “Bukan kewenangan kami. Itu kewenangan PU Binamarga Provinsi,” tandasnya. (sid/fun)

PUSPO, Radar Bromo – Pengendara yang melintas di jalur Puspo, kini harus hati-hati. Penyebabnya, delineator di akses menuju kesana banyak yang copot. Delineator ini menjadi penanda bagi pengendara. Sebab benda ini dapat memantulkan cahaya untuk memberikan penanda bagi pengendara.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, delineator yang copot itu bisa dilihat diperbatasan Pasrepan-Puspo. Di sepanjang jalan tersebut, di sisi kanan dan kirisudah terpasang. Namun sebagian ada yang copot dan tergeletak di pinggir jalan atau yang patah.

Muhammad Rois, salah seorang pengendara mengatakan, ironis ketika melihatnya. Menurutnya, seharusnya yang copot atau rusak segera dilakukan pembetulan. Sehingga, segera bisa kembali memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Karena ini penting untuk penanda. Jika rusak ya bagaimana,” terangnya.

Pihaknya berharap Delineator itu segera di perbaiki. “Ya perbaiki segera. Jangan menunggu yang lain ikut rusak,” tuturnya.

Sementara itu, Agus Hari Wibawa, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan mengatakan, kewenangan penanganan jalan tersebut merupakan ranah Provinsi Jawa Timur. Sebab, jalan raya bromo itu merupakan jalan provinsi.

“Itu bukan ranag kami. Kami, tetapi ranah dari provinsi,” katanya.

Hal senada juga diutarakan oleh Listiani, Kepala Bidang Perencanaan Dinas PU Binamarga Kabupaten Pasuruan. “Bukan kewenangan kami. Itu kewenangan PU Binamarga Provinsi,” tandasnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/