alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Kabupaten Pasuruan Masih Butuh Ribuan Guru

PASURUAN, Radar Bromo – Kabupaten Pasuruan kekurangan banyak guru. Kekurangan itu bahkan terjadi di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jumlahnya mencapai ribuan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Pasuruan, Hasbullah mengatakan, saat ini jumlah guru TK, SD dan SMP Negeri di Kabupaten Pasuruan sekitar 5600-an orang. Jumlah tersebut masih belum sebanding dengan jumlah anak didik yang sangat banyak.

Hasbullah menjelaskan, meskipun sudah ada ribuan guru, daerahnya masih membutuhkan sekitar 2.800 guru lagi. Hanya saja, untuk merekrut jumlah guru sebanyak itu, Pemkab Pasuruan tak memiliki anggaran cukup.

“Komite sekolah memiliki hak untuk mengangkat tenaga pendidik dan tenaga kependidikan menjadi honorer di sekolah,” singkatnya.

Jumlah itu juga bukan semata-mata guru. “Bukan guru semua. Juga tenaga pendidikan lainnya yang dibutuhkan di sekolah,” tandasnya.

Jika merekrut anyak guru, apakah tidak menjadi kendala dengan anggaran ? Soal itu bisa diambilkan melalui Dana BOS (bantuan operasional sekolah). Terlebih saat ini banyak guru yang lolos seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), sehingga slot gaji bisa dialihkan ke guru yang baru saja direkrut.

“Ada banyak guru yang keterima PPPK, sehingga gajinya langsung oleh pusat. Apabila dibutuhkan guru lagi di sekolah yang sama maupun di sekolah yang lain, maka gajinya yang lama bisa dialihkan untuk guru yang baru,” ungkapnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Kabupaten Pasuruan kekurangan banyak guru. Kekurangan itu bahkan terjadi di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jumlahnya mencapai ribuan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Pasuruan, Hasbullah mengatakan, saat ini jumlah guru TK, SD dan SMP Negeri di Kabupaten Pasuruan sekitar 5600-an orang. Jumlah tersebut masih belum sebanding dengan jumlah anak didik yang sangat banyak.

Hasbullah menjelaskan, meskipun sudah ada ribuan guru, daerahnya masih membutuhkan sekitar 2.800 guru lagi. Hanya saja, untuk merekrut jumlah guru sebanyak itu, Pemkab Pasuruan tak memiliki anggaran cukup.

“Komite sekolah memiliki hak untuk mengangkat tenaga pendidik dan tenaga kependidikan menjadi honorer di sekolah,” singkatnya.

Jumlah itu juga bukan semata-mata guru. “Bukan guru semua. Juga tenaga pendidikan lainnya yang dibutuhkan di sekolah,” tandasnya.

Jika merekrut anyak guru, apakah tidak menjadi kendala dengan anggaran ? Soal itu bisa diambilkan melalui Dana BOS (bantuan operasional sekolah). Terlebih saat ini banyak guru yang lolos seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), sehingga slot gaji bisa dialihkan ke guru yang baru saja direkrut.

“Ada banyak guru yang keterima PPPK, sehingga gajinya langsung oleh pusat. Apabila dibutuhkan guru lagi di sekolah yang sama maupun di sekolah yang lain, maka gajinya yang lama bisa dialihkan untuk guru yang baru,” ungkapnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/