alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Target Retribusi Parkir di Kota Pasuruan Naik Rp 300 Juta

GADINGREJO, Radar Bromo – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir sebesar Rp 2,1 miliar. Sepanjang tahun ini, realisasi dari sektor PAD ini sudah mencapai Rp 296.245.000. Dinas Perhubungan (Dishub) optimistis realisasi bisa melampaui target yang dibebankan.

Sekretaris Dishub Kota Pasuruan, Wahid Yulianto mengungkapkan target retribusi parkir tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Di mana tahun lalu, Dishub hanya menargetkan Rp 1.837.500.00. Dan target ini bisa terlampaui di akhir tahun. Dishub berhasil memperoleh Rp 1,9 miliar.

Ia menjelaskan target miliaran rupiah ini berasal dari tiga item. Yakni, truk dan alat besar, kendaraan roda empat, serta dari kendaraan roda dua dan tiga. Target ini sudah disesuaikan dengan potensi berdasarkan data kendaraan di Samsat dan laju pertumbuhan kendaraan di Kota Pasuruan setiap tahunnya.

“Target ini berdasarkan hasil koordinasi rutin dengan Satlantas terkait. Jadi memang sudah sesuai potensi. Kami sengaja naikkan karena realisasi tahun lalu sudah melampaui. Insyaallah, target yang ada bisa tercapai,” ungkapnya.

Menurutnya, seluruh pemilik kendaraan membayar retribusi berlangganan dalam setahun. Untuk roda dua membayar Rp 20 ribu setahun. Sementara, roda empat membayar parkir sebesar Rp 40 ribu.

“Masyarakat hanya perlu membayar retribusi sekali dalam setahun. Sosialisasi rutin kami adakan dengan menggandeng Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sehingga potensi bisa terserap maksimal,” jelas Wahid Yulianto.

Retribusi parkir ini masuk pada parkir berlangganan. Jika masyarakat telah membayar, maka pemilik kendaraan mendapat stiker hologram, tiap kali membayar pajak kendaraan. Nah, stiker ini ditempel di kendaraan. Dengan begitu, pemilik kendaraan tak perlu lagi membayar ke juru parkir, khususnya di lokasi titik parkir yang sudah ditentukan.

Jumlah lokasi parkir tepi jalan di Kota Pasuruan ada 86 titik yang tersebar di sudut kota. Lokasi parkir itu dijaga oleh personel jukir. Nah, Jukir resmi yang dimiliki Kota Pasuruan jumlahnya ada 130 orang. (riz/fun)

GADINGREJO, Radar Bromo – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir sebesar Rp 2,1 miliar. Sepanjang tahun ini, realisasi dari sektor PAD ini sudah mencapai Rp 296.245.000. Dinas Perhubungan (Dishub) optimistis realisasi bisa melampaui target yang dibebankan.

Sekretaris Dishub Kota Pasuruan, Wahid Yulianto mengungkapkan target retribusi parkir tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Di mana tahun lalu, Dishub hanya menargetkan Rp 1.837.500.00. Dan target ini bisa terlampaui di akhir tahun. Dishub berhasil memperoleh Rp 1,9 miliar.

Ia menjelaskan target miliaran rupiah ini berasal dari tiga item. Yakni, truk dan alat besar, kendaraan roda empat, serta dari kendaraan roda dua dan tiga. Target ini sudah disesuaikan dengan potensi berdasarkan data kendaraan di Samsat dan laju pertumbuhan kendaraan di Kota Pasuruan setiap tahunnya.

“Target ini berdasarkan hasil koordinasi rutin dengan Satlantas terkait. Jadi memang sudah sesuai potensi. Kami sengaja naikkan karena realisasi tahun lalu sudah melampaui. Insyaallah, target yang ada bisa tercapai,” ungkapnya.

Menurutnya, seluruh pemilik kendaraan membayar retribusi berlangganan dalam setahun. Untuk roda dua membayar Rp 20 ribu setahun. Sementara, roda empat membayar parkir sebesar Rp 40 ribu.

“Masyarakat hanya perlu membayar retribusi sekali dalam setahun. Sosialisasi rutin kami adakan dengan menggandeng Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sehingga potensi bisa terserap maksimal,” jelas Wahid Yulianto.

Retribusi parkir ini masuk pada parkir berlangganan. Jika masyarakat telah membayar, maka pemilik kendaraan mendapat stiker hologram, tiap kali membayar pajak kendaraan. Nah, stiker ini ditempel di kendaraan. Dengan begitu, pemilik kendaraan tak perlu lagi membayar ke juru parkir, khususnya di lokasi titik parkir yang sudah ditentukan.

Jumlah lokasi parkir tepi jalan di Kota Pasuruan ada 86 titik yang tersebar di sudut kota. Lokasi parkir itu dijaga oleh personel jukir. Nah, Jukir resmi yang dimiliki Kota Pasuruan jumlahnya ada 130 orang. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/