alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Dibangun 2020, Fondasi Jembatan Ketuwon yang Rusak Belum Diperbaiki

TOSARI, Radar Bromo – Sejak Februari 2021, fondasi sayap jembatan rusak di Ketuwon, Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Namun, hingga kini tak kunjung diperbaiki.

Camat Tosari Edy Priyanto menjelaskan, fondasi itu rusak karena terkikis derasnya aliran air pada Februari 2021. Saat itu, debit air sungai di bawah jembatan naik setelah hujan turun dengan deras. Derasnya air membuat fondasi sayap jembatan terbawa arus.

Pihaknya, menurut Edy, telah melaporkan kejadian itu kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Pasuruan. Sebab, jembatan itu baru dibangun oleh Dinas PU Bina Marga pada akhir 2020.

“Jembatan itu berdiri di jalan desa. Dan pembangunan jembatan itu masuk penganggaran tahun 2020. Sudah kami laporkan pada Dinas PU Bina Marga,” katanya.

Namun, memang belum ada perbaikan hingga saat ini. Berdasarkan informasi dari dinas terkait, menurutnya, perbaikan jembatan itu tanggung jawab rekanan. Sebab, saat ini jembatan itu masih dalam masa perawatan.

“Belum tahu kapan akan diperbaiki. Tetapi ini adalah ranah rekanan. Oleh pihak dinas, rekanan sudah diberitahu dan berjanji akan melakukan perbaikan,” tandasnya.

Konstruksi jembatan itu sendiri, menurut Edy, hingga kini masih kuat. Kendaraan roda dua maupun roda empat melintas seperti biasa di jembatan itu. Namun, memang kondisinya tidak seperti dulu saat ada pengaman atau fondasi.

“Rasanya berbeda saat melewati. Tetapi, tidak ada dampak. Konstruksinya masih aman,” ungkap Edy. (sid/hn)

TOSARI, Radar Bromo – Sejak Februari 2021, fondasi sayap jembatan rusak di Ketuwon, Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Namun, hingga kini tak kunjung diperbaiki.

Camat Tosari Edy Priyanto menjelaskan, fondasi itu rusak karena terkikis derasnya aliran air pada Februari 2021. Saat itu, debit air sungai di bawah jembatan naik setelah hujan turun dengan deras. Derasnya air membuat fondasi sayap jembatan terbawa arus.

Pihaknya, menurut Edy, telah melaporkan kejadian itu kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Pasuruan. Sebab, jembatan itu baru dibangun oleh Dinas PU Bina Marga pada akhir 2020.

“Jembatan itu berdiri di jalan desa. Dan pembangunan jembatan itu masuk penganggaran tahun 2020. Sudah kami laporkan pada Dinas PU Bina Marga,” katanya.

Namun, memang belum ada perbaikan hingga saat ini. Berdasarkan informasi dari dinas terkait, menurutnya, perbaikan jembatan itu tanggung jawab rekanan. Sebab, saat ini jembatan itu masih dalam masa perawatan.

“Belum tahu kapan akan diperbaiki. Tetapi ini adalah ranah rekanan. Oleh pihak dinas, rekanan sudah diberitahu dan berjanji akan melakukan perbaikan,” tandasnya.

Konstruksi jembatan itu sendiri, menurut Edy, hingga kini masih kuat. Kendaraan roda dua maupun roda empat melintas seperti biasa di jembatan itu. Namun, memang kondisinya tidak seperti dulu saat ada pengaman atau fondasi.

“Rasanya berbeda saat melewati. Tetapi, tidak ada dampak. Konstruksinya masih aman,” ungkap Edy. (sid/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/