alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Tahap Pertama Pencairan PKH di Kota Pasuruan Telan Rp 3,2 Miliar

PASURUAN, Radar Bromo – Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun ini sudah tersalur. Sebanyak 4.558 keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat sebagai penerima bantuan dari pemerintah pusat itu.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Pasuruan Sugianto menguraikan, Kementerian Sosial (Kemensos) RI telah mencairkan bantuan pada akhir Januari lalu. “Bantuan PKH tahap pertama tahun ini, ada 4.558 keluarga penerima manfaat (KPM),” jelas dia.

Dia menjelaskan ribuan KPM itu terdiri dari tujuh komponen penerima bantuan yang ditentukan Kemensos RI. Antara lain komponen bantuan untuk ibu hamil, anak usia 0 sampai 6 tahun, siswa SD, SMP, dan SMA.

Lalu, untuk penyandang disabilitas berat dan warga lanjut usia (lansia) di atas 70 tahun. Untuk merealisasikan bantuan itu, pemerintah pusat mengeluarkan biaya tak sedikit. “Total anggarannya senilai 3.271.125.000,” tambah Sugianto.

Untuk diketahui, bantuan yang diberikan tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun lalu. Salah satunya dihapusnya bantuan reguler untuk setiap KPM pada penyaluran tahap pertama. Kini, bantuan senilai Rp 500 ribu ditiadakan.

Di samping itu, juga terdapat perubahan nominal bantuan untuk dua komponen bantuan. Yaitu, bantuan untuk ibu hamil dan anak berusia 0 sampai 6 tahun. Semula, penerima bantuan dari dua komponen itu dijatah Rp 2,4 juta. Kini, besarannya naik menjadi Rp 3 juta. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun ini sudah tersalur. Sebanyak 4.558 keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat sebagai penerima bantuan dari pemerintah pusat itu.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Pasuruan Sugianto menguraikan, Kementerian Sosial (Kemensos) RI telah mencairkan bantuan pada akhir Januari lalu. “Bantuan PKH tahap pertama tahun ini, ada 4.558 keluarga penerima manfaat (KPM),” jelas dia.

Dia menjelaskan ribuan KPM itu terdiri dari tujuh komponen penerima bantuan yang ditentukan Kemensos RI. Antara lain komponen bantuan untuk ibu hamil, anak usia 0 sampai 6 tahun, siswa SD, SMP, dan SMA.

Lalu, untuk penyandang disabilitas berat dan warga lanjut usia (lansia) di atas 70 tahun. Untuk merealisasikan bantuan itu, pemerintah pusat mengeluarkan biaya tak sedikit. “Total anggarannya senilai 3.271.125.000,” tambah Sugianto.

Untuk diketahui, bantuan yang diberikan tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun lalu. Salah satunya dihapusnya bantuan reguler untuk setiap KPM pada penyaluran tahap pertama. Kini, bantuan senilai Rp 500 ribu ditiadakan.

Di samping itu, juga terdapat perubahan nominal bantuan untuk dua komponen bantuan. Yaitu, bantuan untuk ibu hamil dan anak berusia 0 sampai 6 tahun. Semula, penerima bantuan dari dua komponen itu dijatah Rp 2,4 juta. Kini, besarannya naik menjadi Rp 3 juta. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/