alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Gerindra Survei Internal Jadi Pertimbangan Tentukan Bacawali

PASURUAN, Radar Bromo – Berbagai upaya dilakukan Partai Gerindra sebelum menunjuk bakal calon walikota yang akan didukung. Jajaran pengurus tingkat atas bahkan menggelar survei internal.

Hal itu dilakukan untuk memetakan elektabilitas tujuh figur yang telah resmi mendaftar melalui Partai Gerindra. Yakni Ahmad Ansori, Ayi Suhaya, Raharto Teno Prasetyo, dan Rosman Ariansyah. Lalu tiga kader Gerindra sendiri yaitu Ahmad Zubaidi, Marzul Afiyanto dan Soemarjono.

“DPP dan DPD sudah menurunkan timnya untuk mendapatkan informasi di lapangan melalui survei kecil-kecilan,” ungkap Ketua DPC Partai Gerindra Kota Pasuruan Ahmad Zubaidi.

Selanjutnya, kata Zubaidi, keputusan mengenai siapa yang akan diusung, menjadi kewenangan DPP. Kendati demikian, bukan berarti jajaran pengurus DPC tak lagi punya amunisi.

Supaya rekomendasi yang diberikan tepat sasaran, DPC yang menguasai dinamika di daerah tetap akan ambil bagian. Kata Zubaidi, pihaknya selalu menyampaikan setiap perkembangan informasi dan dinamika yang bergulir di Kota Pasuruan.

“Itu kami laporkan ke DPP sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan,” tutur Zubaidi.

Melalui proses itu, menurutnya, Gerindra akan segera menentukan siapa yang bakal didukung dalam Pilwali 2020. “Diperkirakan akhir Februari, selambat-lambatnya Maret nanti sudah turun,” tandasnya. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Berbagai upaya dilakukan Partai Gerindra sebelum menunjuk bakal calon walikota yang akan didukung. Jajaran pengurus tingkat atas bahkan menggelar survei internal.

Hal itu dilakukan untuk memetakan elektabilitas tujuh figur yang telah resmi mendaftar melalui Partai Gerindra. Yakni Ahmad Ansori, Ayi Suhaya, Raharto Teno Prasetyo, dan Rosman Ariansyah. Lalu tiga kader Gerindra sendiri yaitu Ahmad Zubaidi, Marzul Afiyanto dan Soemarjono.

“DPP dan DPD sudah menurunkan timnya untuk mendapatkan informasi di lapangan melalui survei kecil-kecilan,” ungkap Ketua DPC Partai Gerindra Kota Pasuruan Ahmad Zubaidi.

Selanjutnya, kata Zubaidi, keputusan mengenai siapa yang akan diusung, menjadi kewenangan DPP. Kendati demikian, bukan berarti jajaran pengurus DPC tak lagi punya amunisi.

Supaya rekomendasi yang diberikan tepat sasaran, DPC yang menguasai dinamika di daerah tetap akan ambil bagian. Kata Zubaidi, pihaknya selalu menyampaikan setiap perkembangan informasi dan dinamika yang bergulir di Kota Pasuruan.

“Itu kami laporkan ke DPP sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan,” tutur Zubaidi.

Melalui proses itu, menurutnya, Gerindra akan segera menentukan siapa yang bakal didukung dalam Pilwali 2020. “Diperkirakan akhir Februari, selambat-lambatnya Maret nanti sudah turun,” tandasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/