alexametrics
31C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

Vaksin Tahap Pertama di Kota Pasuruan Lebih Sedikit dari Pengajuan

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Vaksinasi Covid-19 di Kota Pasuruan bakal segera dilakukan. Untuk tahap pertama, vaksinasi akan dilakukan kepada tenaga kesehatan, tenaga pendukung kesehatan, tokoh masyarakat dan pejabat publik.

Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat mengatakan, jumlah vaksin yang akan didapatkan Satgas Covid-19 Kota Pasuruan lebih sedikit dari yang diajukan. “Kami sempat mengajukan sebanyak 1.757 dosis untuk vaksinasi tahap pertama,” ungkap dia.

Di Jawa Timur, ada tiga daerah yang menerima vaksin tahap pertama termin pertama. Yakni Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Sedangkan beberapa daerah lain, termasuk Kota Pasuruan bakal menerima pada termin kedua, Februari mendatang.

Akan tetapi, jumlah vaksin yang akan didapatkan tahap pertama pada termin kedua itu jumlahnya 1.460. “Itu akan diberikan kepada nakes, tenaga pendukung kesehatan dan tokoh masyarakat,” katanya.

Kendati demikian, Kokoh belum memastikan kapan vaksinasi dilakukan. Sebab, pihaknya tengah menunggu jadwal dari Pemprov Jawa Timur. Sejauh ini, Satgas telah menyiapkan pos vaksinasi dan tempat penyimpanan vaksin.

Ribuan vaksin nantinya akan disimpan di gudang farmasi milik Dinas Kesehatan. Sedangkan pos vaksinasi tersebar di 39 titik. Selain rumah sakit, pos vaksinasi juga berada di 8 puskesmas, 29 puskesmas pembantu (pustu) dan kantor kesehatan pelabuhan (KKP).

“Pos vaksinasi akan memanfaatkan faskes-faskes yang ada di Kota Pasuruan. Sedangkan untuk vaksinatornya ada 65 tenaga kesehatan,” terang Kokoh.

Sedangkan untuk proses vaksinasi sendiri, lanjut Kokoh, masyarakat akan mendapatkan pemberitahuan melalui SMS. Akan tetapi, Satgas juga akan melibatkan pihak kelurahan, hingga pengurus RT dan RW terkait pemberitahuan vaksinasi kepada masyarakat. Jumlah warga Kota Pasuruan yang akan divaksin sekitar 150.000 orang.

Sasaran vaksinasi ialah masyarakat berusia 18 sampai 59 tahun, tidak memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid. Serta warga yang sembuh setelah terpapar virus korona. Nantinya, vaksin diberikan selama dua kali. Vaksinasi pertama dan kedua berjarak sekitar 14 hari. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU