alexametrics
31C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

Harga Cabai di Kota Pasuruan Mulai Turun, Rp 70 Ribu/Kilo

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Sempat melesat sejak akhir Desember lalu, harga cabai di Kota Pasuruan, beberapa hari terakhir mulai turun. Kemarin, harga cabai rawit per kilonya berkisar Rp 70 ribu di sejumlah pasar tradisional kota setempat.

Kasi Perlindungan dan Pengawasan Konsumen pada Disperindag Kota Pasueruan, Subhan Widi mengungkapkan, harga cabai merah dan cabai rawit terus turun, beberapa hari terakhir.

Dari pantauan di tiga pasar utama Kota Pasuruan, harga cabai merah terpantau Rp 25 ribu per kilo kemarin. Padahal, sebelumnya mencapai Rp 40 ribu per kilo.

Kondisi yang sama juga terpantau pada harga cabai rawit yang turun Rp 10 ribu per kilo. “Pekan sebelumnya cabai rawit sempat menyentuh angka Rp 80 ribu per kilo. Sekarang (kemarin) terpantau Rp 70 ribu per kilo. Ini dari pantauan di Pasar Kebonagung, Pasar Besar dan Pasar Gadingrejo,” ungkap Subhan.

Ia menjelaskan, banyak faktor yang menyebabkan penurunan harga cabai rawit dan cabai merah itu. Salah satunya, pasokan ada namun permintaan menurun karena mengangap harga yang terlalu tinggi. Atau juga karena distribusi sudah kembali normal dalam jumlah yang mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Yang jelas rata rata harga cabai rawit di Jatim berada di kisaran Rp 68 ribu sampai Rp 70 ribu. Banyak faktor yang menyebabkan turunnya harga ini,” terang Subhan.

Turunnya harga cabai itu disambut positif sejumlah warga Kota Pasuruan. “Semoga tak naik lagi, karena kurang enak masakan kalau cabainya kurang,” aku Darmin sambil tersenyum saat ditemui di Pasar Besar, kemarin. (riz/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU