alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Dirazia Satpol PP, Gepeng Kabur, Hanya Tertangkap Dua Orang

PASURUAN, Radar Bromo – Berkali-kali ada razia. Sering pula operasi gabungan dilakukan. Namun, anak jalanan, gelandangan, dan pengemis masih berkeliaran di jalanan Kota Pasuruan. Mereka berpindah-pindah tempat. Kucing-kucingan dengan petugas.

Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Nur Fadholi menyatakan, penertiban anak jalanan dan pengemis sudah dilakukan setiap hari. Timnya selalu beroperasi. Namun, memang tidak semua lokasi didatangi setiap hari.

Dia menyebutkan, beberapa lokasi yang biasa ditempati anak jalanan dan pengemis belakangan ini bersih. Misalnya, perempatan penjara dan Kebonagung. Tidak ada anak jalanan maupun pengemis di sana.

”Penyisiran juga kami lakukan di lokasi lain,” bebernya.

Saat petugas patroli pindah ke persimpangan Gedong Wolu, di sana terlihat beberapa pengamen dan pengemis. Ada pula yang meminta-minta dengan dalih membersihkan kaca kendaraan. Namun, begitu petugas datang, mereka langsung kabur. Hanya seorang anak jalanan yang diamankan.

”Kemudian kami lanjutkan ke sekitar perempatan Apotek Pasuruan,” beber Fadholi.

Kawasan itu juga biasanya dijadikan tempat mangkal pengemis. Mereka meminta uang kepada pengguna jalan yang berhenti karena lampu merah. Namun, lagi-lagi Satpol PP hanya mendapati seorang pengemis. Petugas langsung membawanya ke Mako Satpol PP di Jalan Gajah Mada.

”Kami beri pembinaan supaya tidak mengulangi lagi,” tandasnya. (tom/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Berkali-kali ada razia. Sering pula operasi gabungan dilakukan. Namun, anak jalanan, gelandangan, dan pengemis masih berkeliaran di jalanan Kota Pasuruan. Mereka berpindah-pindah tempat. Kucing-kucingan dengan petugas.

Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Nur Fadholi menyatakan, penertiban anak jalanan dan pengemis sudah dilakukan setiap hari. Timnya selalu beroperasi. Namun, memang tidak semua lokasi didatangi setiap hari.

Dia menyebutkan, beberapa lokasi yang biasa ditempati anak jalanan dan pengemis belakangan ini bersih. Misalnya, perempatan penjara dan Kebonagung. Tidak ada anak jalanan maupun pengemis di sana.

”Penyisiran juga kami lakukan di lokasi lain,” bebernya.

Saat petugas patroli pindah ke persimpangan Gedong Wolu, di sana terlihat beberapa pengamen dan pengemis. Ada pula yang meminta-minta dengan dalih membersihkan kaca kendaraan. Namun, begitu petugas datang, mereka langsung kabur. Hanya seorang anak jalanan yang diamankan.

”Kemudian kami lanjutkan ke sekitar perempatan Apotek Pasuruan,” beber Fadholi.

Kawasan itu juga biasanya dijadikan tempat mangkal pengemis. Mereka meminta uang kepada pengguna jalan yang berhenti karena lampu merah. Namun, lagi-lagi Satpol PP hanya mendapati seorang pengemis. Petugas langsung membawanya ke Mako Satpol PP di Jalan Gajah Mada.

”Kami beri pembinaan supaya tidak mengulangi lagi,” tandasnya. (tom/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/