alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Pancaroba, Kebakaran Masih Mengancam di Kota Pasuruan

PURWOREJO, Radar Bromo – Saat ini warga Kota Pasuruan sudah mulai memasuki musim pancaroba. Meski begitu, warga Kota Pasuruan tetap harus berhati-hati pada bencana kebakaran.

Sebab, potensi kebakaran masih tetap ada. Seperti yang terjadi Senin (12/10). Sebuah lahan kosong di Keluarahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo terbakar. Tidak ada korban maupun kerugian materiil dalam bencana itu.

Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana pada BPBD Kota Pasuruan Catur Aldoko mengungkapkan, saat ini sejumlah wilayah termasuk Kota Pasuruan masuk pancaroba. Sehingga, meski belum intens, hujan sudah mulai turun.

Kendati demkian kebakaran masih bisa terjadi kapanpun dalam musim dan cuaca seperti saat ini. “Seperti lahan kosong yang terbakar di Purutrejo hari ini (Senin). Ini juga terjadi karena angin kencang yang bertiup dampak pancaroba atau peralihan menuju musim penghujan,” ungkapnya.

Catur menjelaskan, penyebab kebakaran yang masih terjadi ini rata-rata karena human error. Kondisi ini bisa diperparah dengan angin yang bertiup kencang selama pancaroba.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada meski kemarau sudah tidak sepanas bulan lalu. Yaitu dengan tetap berhati-hati saat membuang rokok atau menyalakan api.

“Seperti peristiwa di Purutrejo hari ini (kemarin), lahan kosong yang terbakar diduga karena ada yang bakar sampah. Apalagi angin bertiup kencang sehingga api bisa membesar,” sebut Catur. (riz/mie)

PURWOREJO, Radar Bromo – Saat ini warga Kota Pasuruan sudah mulai memasuki musim pancaroba. Meski begitu, warga Kota Pasuruan tetap harus berhati-hati pada bencana kebakaran.

Sebab, potensi kebakaran masih tetap ada. Seperti yang terjadi Senin (12/10). Sebuah lahan kosong di Keluarahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo terbakar. Tidak ada korban maupun kerugian materiil dalam bencana itu.

Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana pada BPBD Kota Pasuruan Catur Aldoko mengungkapkan, saat ini sejumlah wilayah termasuk Kota Pasuruan masuk pancaroba. Sehingga, meski belum intens, hujan sudah mulai turun.

Kendati demkian kebakaran masih bisa terjadi kapanpun dalam musim dan cuaca seperti saat ini. “Seperti lahan kosong yang terbakar di Purutrejo hari ini (Senin). Ini juga terjadi karena angin kencang yang bertiup dampak pancaroba atau peralihan menuju musim penghujan,” ungkapnya.

Catur menjelaskan, penyebab kebakaran yang masih terjadi ini rata-rata karena human error. Kondisi ini bisa diperparah dengan angin yang bertiup kencang selama pancaroba.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada meski kemarau sudah tidak sepanas bulan lalu. Yaitu dengan tetap berhati-hati saat membuang rokok atau menyalakan api.

“Seperti peristiwa di Purutrejo hari ini (kemarin), lahan kosong yang terbakar diduga karena ada yang bakar sampah. Apalagi angin bertiup kencang sehingga api bisa membesar,” sebut Catur. (riz/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/