alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Kian Banyak Nakes di Pasuruan Terpapar Covid, Sehari Tambah 81 Kasus

PASURUAN, Radar Bromo – Penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan membuat makin banyak tenaga kesehatan (nakes) terpapar. Minggu (11/7), sebanyak 19 orang nakes dinyatakan positif.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Saifudin Ahmad mengatakan, total ada 78 orang terkonfirmasi hari itu. Dan, 19 di antaranya adalah tenaga kesehatan. Mereka terdiri atas dokter, perawat, dan bidan yang bertugas di puskesmas dan rumah sakit.

Sebagian besar dari mereka terpapar dengan gejala ringan dan saat ini menjalani isolasi mandiri. Sedikit yang dirawat di Permata Biru, SKB Pandaan, dan BLK Rejoso. “Banyak nakes yang bertumbangan karena kelelahan. Totalnya ada 19 orang,” katanya.

Sementara itu, Senin (12/7) tambahan warga terkonfirmasi mencapai angka tertinggi sehari. Yaitu, 81 orang. Dari 81 orang itu, sebanyak 16 orang terpapar dengan gejala sedang hingga berat. Saat ini, mereka dirawat di RS Lavalette Malang. Seluruhnya adalah laki-laki dengan rentang usia mulai 21-53 tahun.

Ada pula 17 orang yang saat ini mendapatkan perawatan di RS Prima Husada Sukorejo. Lima orang perempuan dan 12 laki-laki dengan usia mulai dari 8-62 tahun.

Lalu, 25 orang kini tengah berjuang melawan Covid-19 di RSUD Bangil. Mereka terdiri atas 15 perempuan dan 10 laki-laki dengan usia antara 5-84 tahun. Sedangkan sisanya adalah pasien yang kini dirawat di rumah sakit luar Kabupaten Pasuruan.

“Hari ini rekor melampaui yang kemarin terjadi. Sebanyak 81 warga Kabupaten Pasuruan terpapar Covid-19. Semuanya dengan gejala ringan sampai berat,” katanya.

Dengan banyaknya warga yang terpapar, Syaifudin meminta kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus korona. Terlebih, saat ini masuk musim pancaroba atau peralihan. Ditambah lonjakan kasus positif dan adanya varian baru.

“Kalau ditanya apakah ini varian baru, kami belum bisa menyimpulkan. Kami menunggu dari Labkes Surabaya. Sudah kami kirim sampelnya,” tegasnya.

Saat ini, total warga yang terkonfirmasi di Kabupaten Pasuruan ada 4.624 orang. Sebanyak 39 orang dinyatakan sembuh. Sehingga, total ada 3.917 orang dinyatakan sembuh dan bebas dari virus Korona.

Dengan kata lain, tingkat kesembuhan mencapai 84,71 persen. Lalu, 380 orang meninggal dunia dan 327 orang lainnya masih dirawat. (sid/hn)

PASURUAN, Radar Bromo – Penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan membuat makin banyak tenaga kesehatan (nakes) terpapar. Minggu (11/7), sebanyak 19 orang nakes dinyatakan positif.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Saifudin Ahmad mengatakan, total ada 78 orang terkonfirmasi hari itu. Dan, 19 di antaranya adalah tenaga kesehatan. Mereka terdiri atas dokter, perawat, dan bidan yang bertugas di puskesmas dan rumah sakit.

Sebagian besar dari mereka terpapar dengan gejala ringan dan saat ini menjalani isolasi mandiri. Sedikit yang dirawat di Permata Biru, SKB Pandaan, dan BLK Rejoso. “Banyak nakes yang bertumbangan karena kelelahan. Totalnya ada 19 orang,” katanya.

Sementara itu, Senin (12/7) tambahan warga terkonfirmasi mencapai angka tertinggi sehari. Yaitu, 81 orang. Dari 81 orang itu, sebanyak 16 orang terpapar dengan gejala sedang hingga berat. Saat ini, mereka dirawat di RS Lavalette Malang. Seluruhnya adalah laki-laki dengan rentang usia mulai 21-53 tahun.

Ada pula 17 orang yang saat ini mendapatkan perawatan di RS Prima Husada Sukorejo. Lima orang perempuan dan 12 laki-laki dengan usia mulai dari 8-62 tahun.

Lalu, 25 orang kini tengah berjuang melawan Covid-19 di RSUD Bangil. Mereka terdiri atas 15 perempuan dan 10 laki-laki dengan usia antara 5-84 tahun. Sedangkan sisanya adalah pasien yang kini dirawat di rumah sakit luar Kabupaten Pasuruan.

“Hari ini rekor melampaui yang kemarin terjadi. Sebanyak 81 warga Kabupaten Pasuruan terpapar Covid-19. Semuanya dengan gejala ringan sampai berat,” katanya.

Dengan banyaknya warga yang terpapar, Syaifudin meminta kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus korona. Terlebih, saat ini masuk musim pancaroba atau peralihan. Ditambah lonjakan kasus positif dan adanya varian baru.

“Kalau ditanya apakah ini varian baru, kami belum bisa menyimpulkan. Kami menunggu dari Labkes Surabaya. Sudah kami kirim sampelnya,” tegasnya.

Saat ini, total warga yang terkonfirmasi di Kabupaten Pasuruan ada 4.624 orang. Sebanyak 39 orang dinyatakan sembuh. Sehingga, total ada 3.917 orang dinyatakan sembuh dan bebas dari virus Korona.

Dengan kata lain, tingkat kesembuhan mencapai 84,71 persen. Lalu, 380 orang meninggal dunia dan 327 orang lainnya masih dirawat. (sid/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/