alexametrics
30 C
Probolinggo
Tuesday, 1 December 2020

Penumpang di Terminal Untung Suropati Masih Minim

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Selang Empat hari usai berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya, penumpang bus antar kota dalam provinsi (AKDP) di Termina Untung Suropati (Unsur) Kota Pasuruan masih minim. Bahkan, jika dibandingkan hari normal sebelum adanya pandemi Covid-19, jumlah penumpang bus yang masuk terminal tipe B ini turun berkisar 60 sampai 90 persen.

Kondisi ini disebutkan karena masyarakat masih khawatir untuk bepergian akibat adanya wabah Covid-19. Hal itu diungkapkan Pengawas Angkutan Jalan dan Terminal pada unit pelaksana teknis lalu lintas angkutan jalan (UPT LLAJ) Probolinggo Dishub Jatim Yulianto. Menurut dia, bus AKDP yang masuk Terminal Unsur semakin meningkat setiap harinya.

Jika pada Selasa (9/6) dan Rabu (10/6) hanya ada tiga bus AKDP jurusan Surabaya dan Malang, namun pada Kamis (11/6) meningkat menjadi 26 bus dan kemarin (12/6) kembali bertambah menjadi 94 bus.”Namun, jumlah ini masih sedikit jika dibandingkan di hari yang sama saat normal. Kalau biasanya pada Kamis lalu ada 95 bus, sementara untuk Jumat saat hari normal bisa mencapai 271 bus. Rata-rata menurun lebih dari 50 persen,” ungkapnya.

Tak hanya jumlah bus yang lebih sedikit dibandingkan hari normal, penumpang yang datang dan berangkat di Terminal Unsur juga sangat minim. Ia menyebut pada Kamis (11/6), pihaknya mencatat ada 92 penumpang yang datang dan pergi. Jumlah ini jauh jika dibandingkan hari normal yang bisa mencapai 1.136 penumpang.

Begitu pula pada kemarin (12/6), tercatat ada 340 penumpang atau menurun dibandingkan periode biasanya saat normal yang bisa mencapai hingga 3.193 penumpang.

Menurutnya, kondisi ini disebabkan adanya wabah covid 19 di sejumlah daerah di Jawa Timur. Seperti Surabaya, Malang, Pasuruan maupun Probolinggo. Hal ini menyebabkan masyarakat memilih untuk tidak bepergian. Sehingga jumlah penumpang bus AKDP yang masuk Terminal Unsur pun masih minim dibandingkan hari biasa saat masih normal. Namun pihaknya memperkirakan kondisi ini akan berangsur membaik ke depannya secara perlahan.

“Memang sepi jika dibandingkan hari biasa. Bahkan ruang tunggu penumpang pun hampir tidak ada calon penumpang yang menunggu bus. Ini berbeda pada hari biasa. Dimana ada jumlah penumpang cukup banyak,” terang Yulianto. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dari 5 Pendonor, Hanya Dapat 3 Plasma Konvalesen

Dari 20 calon donor plasma konvalesen di Kabupaten Probolinggo, hanya 5 calon donor yang lolos screening. Namun, dari 5 calon donor itu hanya 3 orang yang diambil plasma konvalesennya.

Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka untuk Sekolah Zona Hijau-Kuning

Pemkab Probolinggo memastikan mengikuti kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk memulai pembelajaran tatap muka pada 2021.

Rusak, Rehab Jalan Gununggangsir-Karangrejo Diusulkan Tahun Depan

Kondisi ruas jalan di Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji tersebut alami kerusakan.

Tahap Awal Penjurian Kampung Hebat Sudah Ketat

Selanjutnya akan dipilih nominator terbaik untuk melakukan presentasi dan kunjungan lapangan.

Bunda PAUD Hadiri Pelantikan Pengurus Himpaudi Kab Pasuruan

Sebanyak 14 Anggota pengurus daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Pasuruan masa bhakti 2019 – 2023, resmi dilantik.