alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Kades Meninggal, Tujuh Desa di Kab Pasuruan Bakal Gelar PAW

PASURUAN, Radar Bromo- Tahun ini tujuh desa akan melakukan Pergantian Antarwaktu (PAW) jabatan kepala desa. Sebab, posisi kades di tujuh desa itu tidak ada.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, tujuh desa itu antara lain Desa/Kecamatan Gempol; Desa Keluwut, Kecamatan Wonorejo; Desa Sedarum, Nguling; Desa Grogol, Kecamatan Gondangwetan. Juga dua desa di Kecamatan Rembang. Yakni, Desa Pajaran dan Tampung.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengatakan, desa yang menggelar PAW tahun ini ada tujuh desa. Ketujuh desa tersebut sudah tidak memiliki kepala desa. Padahal, masa jabatannya masih lama.

“Kadesnya meninggal. Dan jabatannya masih lama. Jadi kemudian digelar PAW,” katanya.

Ia menjelaskan, PAW nantinya dilangsungkan di masing-masing desa. Pemilihannya dilakukan dengan cara perwakilan. Perwakilan itu berasal dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, dan lainnya. Jadi, tidak seperti pilkades yang dilakukan dengan cara pemilihan langsung.

“Hak suaranya diwakilkan. Jadi tidak semua orang mencoblos. Hanya beberapa saja sebagai perwakilan,” terangnya.

Kegiatan itu sendiri tidak didanai pemerintah daerah. Tetapi, menggunakan dana desa sendiri. “Anggarannya berasal dari desa. Tidak ada bantuan anggaran dari pemda,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya sudah menunjuk Penjabat (Pj) sementara di ketujuh desa itu. Sehingga roda pemerintahan tidak terganggu. Pelayanan tetap berjalan dengan lancar.

“Untuk pelayanan tidak terganggu sama sekali. Sudah kami tunjuk Pj,” tandasnya. (sid/hn)

 

PASURUAN, Radar Bromo- Tahun ini tujuh desa akan melakukan Pergantian Antarwaktu (PAW) jabatan kepala desa. Sebab, posisi kades di tujuh desa itu tidak ada.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, tujuh desa itu antara lain Desa/Kecamatan Gempol; Desa Keluwut, Kecamatan Wonorejo; Desa Sedarum, Nguling; Desa Grogol, Kecamatan Gondangwetan. Juga dua desa di Kecamatan Rembang. Yakni, Desa Pajaran dan Tampung.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengatakan, desa yang menggelar PAW tahun ini ada tujuh desa. Ketujuh desa tersebut sudah tidak memiliki kepala desa. Padahal, masa jabatannya masih lama.

“Kadesnya meninggal. Dan jabatannya masih lama. Jadi kemudian digelar PAW,” katanya.

Ia menjelaskan, PAW nantinya dilangsungkan di masing-masing desa. Pemilihannya dilakukan dengan cara perwakilan. Perwakilan itu berasal dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, dan lainnya. Jadi, tidak seperti pilkades yang dilakukan dengan cara pemilihan langsung.

“Hak suaranya diwakilkan. Jadi tidak semua orang mencoblos. Hanya beberapa saja sebagai perwakilan,” terangnya.

Kegiatan itu sendiri tidak didanai pemerintah daerah. Tetapi, menggunakan dana desa sendiri. “Anggarannya berasal dari desa. Tidak ada bantuan anggaran dari pemda,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya sudah menunjuk Penjabat (Pj) sementara di ketujuh desa itu. Sehingga roda pemerintahan tidak terganggu. Pelayanan tetap berjalan dengan lancar.

“Untuk pelayanan tidak terganggu sama sekali. Sudah kami tunjuk Pj,” tandasnya. (sid/hn)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/