alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Sempat Trouble, Aplikasi Sijaja Kembali Normal

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan bergerak cepat mengatasi trouble-nya aplikasi Sijaja akibat diakses ribuan pegawai dalam waktu bersamaan. Dalam dua hari terakhir, aplikasi tersebut dipastikan sudah bisa diakses secara lancar.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat menyatakan, aplikasi tersebut sebelumnya memang trouble. Sebab, ribuan pegawai mengaksesnya dalam waktu yang sama. Padahal, seharusnya, setiap pegawai melaporkan capaian kinerja mingguan secara berkala. Maksimal setiap tiga hari sekali.

”Tapi, yang terjadi kemarin kan diakses ribuan pegawai dalam waktu bersamaan. Karena mereka melaporkan secara dirapel. Sehingga terjadi bottle neck,” katanya.

 

https://radarbromo.jawapos.com/utama/07/01/2019/aplikasi-sijaja-milik-pemkot-tuai-keluhan-lemot-dan-belum-banyak-dipahami/

 

Kokoh memastikan saat ini aplikasi tersebut sudah normal. Semua pegawai bisa mengaksesnya secara lancar. Kondisi aplikasi kembali pulih setelah dilakukan optimasi terhadap server Sijaja. Tim Kominfotik telah memperbaiki konektivitas pengguna aplikasi tersebut Jumat (8/4).

”Sudah kami lakukan optimasi server dengan menambah ruang akses yang lebih besar. Sekarang sudah bisa diakses lebih cepat. Sudah tidak terjadi bottle neck lagi,” ujarnya.

Di samping itu, Kokoh mengatakan, optimasi dilakukan terhadap server Sijaja itu sendiri. Setiap data yang diinput pegawai selaku pengguna aplikasi, lebih dulu diklasifikasikan dengan database perangkat daerah. Baru kemudian di-update terhadap database pusat.

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan bergerak cepat mengatasi trouble-nya aplikasi Sijaja akibat diakses ribuan pegawai dalam waktu bersamaan. Dalam dua hari terakhir, aplikasi tersebut dipastikan sudah bisa diakses secara lancar.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat menyatakan, aplikasi tersebut sebelumnya memang trouble. Sebab, ribuan pegawai mengaksesnya dalam waktu yang sama. Padahal, seharusnya, setiap pegawai melaporkan capaian kinerja mingguan secara berkala. Maksimal setiap tiga hari sekali.

”Tapi, yang terjadi kemarin kan diakses ribuan pegawai dalam waktu bersamaan. Karena mereka melaporkan secara dirapel. Sehingga terjadi bottle neck,” katanya.

 

https://radarbromo.jawapos.com/utama/07/01/2019/aplikasi-sijaja-milik-pemkot-tuai-keluhan-lemot-dan-belum-banyak-dipahami/

 

Kokoh memastikan saat ini aplikasi tersebut sudah normal. Semua pegawai bisa mengaksesnya secara lancar. Kondisi aplikasi kembali pulih setelah dilakukan optimasi terhadap server Sijaja. Tim Kominfotik telah memperbaiki konektivitas pengguna aplikasi tersebut Jumat (8/4).

”Sudah kami lakukan optimasi server dengan menambah ruang akses yang lebih besar. Sekarang sudah bisa diakses lebih cepat. Sudah tidak terjadi bottle neck lagi,” ujarnya.

Di samping itu, Kokoh mengatakan, optimasi dilakukan terhadap server Sijaja itu sendiri. Setiap data yang diinput pegawai selaku pengguna aplikasi, lebih dulu diklasifikasikan dengan database perangkat daerah. Baru kemudian di-update terhadap database pusat.

MOST READ

BERITA TERBARU

/