alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Warung-PKL Diimbau Mulai Buka Pukul 16.00

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Bulan suci Ramadan 1422 H telah tiba. Umat muslim kini berlomba-lomba untuk memperbanyak ibadah. Selama Ramadan, seluruh elemen masyarakat di Kota Pasuruan menghormati bulan suci ini.

Tidak terkecuali warung dan pedagang kaki lima (PKL). Mereka diharapkan buka menjelang magrib hingga pelaksanaan sahur.

Kepala Diskominfo Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat mengungkapkan, PKL dan warung diimbau buka pada pukul 16.00 hingga pukul 04.00. Saat siang hari, diharapkan mereka tidak buka demi menghormati bulan suci Ramadan.

“Termasuk warung dan kafe juga kami minta tetap patuh pada protokoler kesehatan (Prokes). Tidak melayani makan di tempat untuk menghindari kerumunan dan tetap memakai masker saat melayani pembeli,” ungkapnya.

Meski demikian, Kokoh menyebut, tidak ada sanksi yang dikenakan bagi warung atau PKL yang tetap buka saat siang hari. Sebab ini bersifat imbauan. Terkait hal ini, sanksi sosial dari masyarakat sendiri yang ada.

Kan imbauan. Tidak ada sanksi terkait hal itu. Sanksi sosial oleh masyarakat sendiri,” terang mantan Kabag Organisasi Pemkot Pasuruan itu. Sebelumnya, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf mengatakan, pihaknya tidak melarang pedagang untuk berjualan. Apalagi, mereka juga perlu menambah penghasilan. Sebab tradisi menjelang lebaran, biasanya butuh biaya yang lebih banyak. Karena itu, pemkot memperbolehkan pasar takjil digelar.

Plt Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengatakan, penerapan protokol kesehatan di pasar takjil meliputi penggunaan masker dan pengaturan jarak lapak. Ketentuan itu berlaku di semua kawasan pasar takjil. Seperti Jalan Sultan Agung, Diponegoro, WR Supratman maupun di kawasan Perumahan Pesona Candi dan Karya Bakti.

Selain jarak antar pedagang yang diatur lebih longgar. Pedagang dan pengunjung juga wajib mengenakan masker. Bila tidak, pengunjung dilarang masuk ke area pasar takjil. Pedagang yang melanggar protokol kesehatan, juga harus siap-siap menerima sanksi. Yakni tidak diperbolehkan lagi untuk berjualan. (riz/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Bulan suci Ramadan 1422 H telah tiba. Umat muslim kini berlomba-lomba untuk memperbanyak ibadah. Selama Ramadan, seluruh elemen masyarakat di Kota Pasuruan menghormati bulan suci ini.

Tidak terkecuali warung dan pedagang kaki lima (PKL). Mereka diharapkan buka menjelang magrib hingga pelaksanaan sahur.

Kepala Diskominfo Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat mengungkapkan, PKL dan warung diimbau buka pada pukul 16.00 hingga pukul 04.00. Saat siang hari, diharapkan mereka tidak buka demi menghormati bulan suci Ramadan.

“Termasuk warung dan kafe juga kami minta tetap patuh pada protokoler kesehatan (Prokes). Tidak melayani makan di tempat untuk menghindari kerumunan dan tetap memakai masker saat melayani pembeli,” ungkapnya.

Meski demikian, Kokoh menyebut, tidak ada sanksi yang dikenakan bagi warung atau PKL yang tetap buka saat siang hari. Sebab ini bersifat imbauan. Terkait hal ini, sanksi sosial dari masyarakat sendiri yang ada.

Kan imbauan. Tidak ada sanksi terkait hal itu. Sanksi sosial oleh masyarakat sendiri,” terang mantan Kabag Organisasi Pemkot Pasuruan itu. Sebelumnya, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf mengatakan, pihaknya tidak melarang pedagang untuk berjualan. Apalagi, mereka juga perlu menambah penghasilan. Sebab tradisi menjelang lebaran, biasanya butuh biaya yang lebih banyak. Karena itu, pemkot memperbolehkan pasar takjil digelar.

Plt Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengatakan, penerapan protokol kesehatan di pasar takjil meliputi penggunaan masker dan pengaturan jarak lapak. Ketentuan itu berlaku di semua kawasan pasar takjil. Seperti Jalan Sultan Agung, Diponegoro, WR Supratman maupun di kawasan Perumahan Pesona Candi dan Karya Bakti.

Selain jarak antar pedagang yang diatur lebih longgar. Pedagang dan pengunjung juga wajib mengenakan masker. Bila tidak, pengunjung dilarang masuk ke area pasar takjil. Pedagang yang melanggar protokol kesehatan, juga harus siap-siap menerima sanksi. Yakni tidak diperbolehkan lagi untuk berjualan. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/