alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Tak Dianggarkan, Gedung PLUT Pemkot Pasuruan Bakal Lama Mangkrak

PASURUAN, Radar Bromo – Gedung PLUT-KUMKM di Jalan A. Yani Gadingrejo, Kota Pasuruan, bakal lebih lama mangkrak. Pemkot Pasuruan belum berencana menuntaskan pembangunan bangunan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT)-Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Edy Ana Setyowidodo mengakui tahun ini memang tidak ada anggaran untuk merampungkan proyek PLUT-KUMKM. Pada 2021, pemkot memang punya rencana agar gedung itu segera rampung. Supaya bisa dimanfaatkan.

”Tahun lalu pernah ada rencana. Dan, sudah dialokasikan untuk menyelesaikan pekerjaan di sana. Namun, kemudian ada kebutuhan lain untuk mengatasi pandemi,” beber Edy, Sabtu (12/3).

Dia memastikan pekerjaan tersebut juga tidak bisa dilanjutkan pada 2022. Pemkot sudah tidak lagi menyediakan dana dalam APBD 2022. “Untuk tahun ini juga masih belum bisa dilakukan karena tidak ada alokasi untuk melanjutkan PLUT,” katanya.

Dia mengaku belum bisa memastikan kapan proyek lanjutan gedung PLUT bakal digarap. Namun pemkot tetap punya keinginan untuk menyelesaikannya. Sebab, kondisi bangunannya sudah tanggung. Pekerjaannya sudah selesai sekitar 76 persen. Tinggal finishing saja.

Bila dilanjutkan, ada beberapa infrastruktur penunjang yang perlu ditambahkan. Meliputi akses jalannya, pagar, drainase dan sebagainya. “Kalau keinginan tetap ada, namun kami akan persiapkan lebih dulu,” ujarnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Gedung PLUT-KUMKM di Jalan A. Yani Gadingrejo, Kota Pasuruan, bakal lebih lama mangkrak. Pemkot Pasuruan belum berencana menuntaskan pembangunan bangunan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT)-Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Edy Ana Setyowidodo mengakui tahun ini memang tidak ada anggaran untuk merampungkan proyek PLUT-KUMKM. Pada 2021, pemkot memang punya rencana agar gedung itu segera rampung. Supaya bisa dimanfaatkan.

”Tahun lalu pernah ada rencana. Dan, sudah dialokasikan untuk menyelesaikan pekerjaan di sana. Namun, kemudian ada kebutuhan lain untuk mengatasi pandemi,” beber Edy, Sabtu (12/3).

Dia memastikan pekerjaan tersebut juga tidak bisa dilanjutkan pada 2022. Pemkot sudah tidak lagi menyediakan dana dalam APBD 2022. “Untuk tahun ini juga masih belum bisa dilakukan karena tidak ada alokasi untuk melanjutkan PLUT,” katanya.

Dia mengaku belum bisa memastikan kapan proyek lanjutan gedung PLUT bakal digarap. Namun pemkot tetap punya keinginan untuk menyelesaikannya. Sebab, kondisi bangunannya sudah tanggung. Pekerjaannya sudah selesai sekitar 76 persen. Tinggal finishing saja.

Bila dilanjutkan, ada beberapa infrastruktur penunjang yang perlu ditambahkan. Meliputi akses jalannya, pagar, drainase dan sebagainya. “Kalau keinginan tetap ada, namun kami akan persiapkan lebih dulu,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/