alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Copoti Reklame tanpa Izin di Jalan Protokol Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Satpol PP menertibkan sejumlah reklame di Kota Pasuruan. Selain tak berizin, ada pula reklame yang rusak. Kondisinya koyak dan membahayakan pengguna jalan.

Reklame berbahaya yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman tersebut langsung dicopot Sabtu (12/2). Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Nur Fadholi menyatakan tidak mengambil risiko dengan adanya reklame rusak. Bila dibiarkan terlalu lama, dikhawatirkan roboh dan melukai orang.

”Kondisinya sudah parah. Makanya langsung kami lepas,” kata Fadholi.

Di hari yang sama, petugas menyisir seluruh jalan protokol di Kota Pasuruan. Terutama, kawasan strategis yang biasanya banyak dipasangi reklame komersial. Memang tidak banyak reklame liar yang ditertibkan. Dia berharap pemasang reklame mulai mematuhi ketentuan pemerintah.

”Izin dan lokasi pemasangannya harus ditempatkan di titik-titik yang memang sesuai aturan,” ungkap Fadholi.

Selain di Jalan Panglima Sudirman, petugas menertibkan beberapa reklame di lokasi lain. Seperti Jalan Gajah Mada, Jalan KH Hasyim Asyari, dan Jalan Wahidin Sudirohusodo. Semua reklame berukuran jumbo. Bahkan, petugas harus naik tangga dan truk untuk melepas reklame di Jalan Wahidin.

”Untuk hari ini, semua yang tidak punya izin kami turunkan,” kata Fadholi. Dia meminta pemasang reklame segera mengurus izin lebih dulu. Kalau memang bisa membuktikan sudah punya izin, reklame boleh dipasang lagi. (tom/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Satpol PP menertibkan sejumlah reklame di Kota Pasuruan. Selain tak berizin, ada pula reklame yang rusak. Kondisinya koyak dan membahayakan pengguna jalan.

Reklame berbahaya yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman tersebut langsung dicopot Sabtu (12/2). Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Nur Fadholi menyatakan tidak mengambil risiko dengan adanya reklame rusak. Bila dibiarkan terlalu lama, dikhawatirkan roboh dan melukai orang.

”Kondisinya sudah parah. Makanya langsung kami lepas,” kata Fadholi.

Di hari yang sama, petugas menyisir seluruh jalan protokol di Kota Pasuruan. Terutama, kawasan strategis yang biasanya banyak dipasangi reklame komersial. Memang tidak banyak reklame liar yang ditertibkan. Dia berharap pemasang reklame mulai mematuhi ketentuan pemerintah.

”Izin dan lokasi pemasangannya harus ditempatkan di titik-titik yang memang sesuai aturan,” ungkap Fadholi.

Selain di Jalan Panglima Sudirman, petugas menertibkan beberapa reklame di lokasi lain. Seperti Jalan Gajah Mada, Jalan KH Hasyim Asyari, dan Jalan Wahidin Sudirohusodo. Semua reklame berukuran jumbo. Bahkan, petugas harus naik tangga dan truk untuk melepas reklame di Jalan Wahidin.

”Untuk hari ini, semua yang tidak punya izin kami turunkan,” kata Fadholi. Dia meminta pemasang reklame segera mengurus izin lebih dulu. Kalau memang bisa membuktikan sudah punya izin, reklame boleh dipasang lagi. (tom/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/