alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

9 Desa di Kab Pasuruan Masih Terendam, Warga Kesulitan Air Bersih

PASURUAN, Radar Bromo – Banjir masih menggenangi sebagian wilayah di Kabupaten Pasuruan. Ada sembilan desa di tiga kecamatan yang masih tergenang banjir. Total warga terdampak 1.752 jiwa.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengatakan, hujan yang terjadi Selasa (11/1) menyebabkan genangan air di beberapa desa belum surut. Air masih terus bertahan dengan ketinggi sekitar hampir selutut orang dewasa.

“Masih ada desa tergenang. Ada sembilan desa di tiga kecamatan yang masih menggenangi perkampungan,” katanya.

Menurutnya, kebanyakan air menggenangi areal jalan permukiman dan areal permukiman. Pihaknya pun meminta masyarakat tetap waspada. Sebab, kondisi cuaca masih berpotensi terjadi hujan lebat yang berimbas kepada naiknya air sungai.

“Kondisinya masih sama. Untuk masyarakat saya minta tetap waspada,” jelasnya.

Pihaknya sendiri telah mengirimkan bantuan kedaruratan untuk warga yang terdampak. Berupa mi instan dan kebutuhan yang lain. Pihaknya juga berencana membuat dapur umum untuk memenuhi makan dan minum warga terdampak.

“Yang pasti, kebutuhan kedaruratan kami penuhi terlebih dahulu. Kami upayakan untuk membantu warga semaksimal mungkin. Jika besok (hari ini, Red) air belum surut, akan kami buatkan dapur umum,” jelasnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Banjir masih menggenangi sebagian wilayah di Kabupaten Pasuruan. Ada sembilan desa di tiga kecamatan yang masih tergenang banjir. Total warga terdampak 1.752 jiwa.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengatakan, hujan yang terjadi Selasa (11/1) menyebabkan genangan air di beberapa desa belum surut. Air masih terus bertahan dengan ketinggi sekitar hampir selutut orang dewasa.

“Masih ada desa tergenang. Ada sembilan desa di tiga kecamatan yang masih menggenangi perkampungan,” katanya.

Menurutnya, kebanyakan air menggenangi areal jalan permukiman dan areal permukiman. Pihaknya pun meminta masyarakat tetap waspada. Sebab, kondisi cuaca masih berpotensi terjadi hujan lebat yang berimbas kepada naiknya air sungai.

“Kondisinya masih sama. Untuk masyarakat saya minta tetap waspada,” jelasnya.

Pihaknya sendiri telah mengirimkan bantuan kedaruratan untuk warga yang terdampak. Berupa mi instan dan kebutuhan yang lain. Pihaknya juga berencana membuat dapur umum untuk memenuhi makan dan minum warga terdampak.

“Yang pasti, kebutuhan kedaruratan kami penuhi terlebih dahulu. Kami upayakan untuk membantu warga semaksimal mungkin. Jika besok (hari ini, Red) air belum surut, akan kami buatkan dapur umum,” jelasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/