alexametrics
26C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Tahun Ini Jalur Bromo via Pasuruan Kembali Dikucuri Rp 29 M

BANGIL, Radar Bromo – Jalur ke Bromo via Pasuruan terus dikembangkan. Rencananya, tahun ini pembangunan jalan wisata setempat bakal dilanjutkan. Tak tanggung-tanggung, dana puluhan miliar kembali disiapkan.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Listiani menguraikan, belum sepenuhnya jalur wisata ke Gunung Bromo via Pasuruan tertangani pada 2020 lalu. Ada beberapa ruas jalan yang masih belum tersentuh perbaikan. Sehingga, membutuhkan penanganan.

Penanganan jalan wisata itu, bakal direalisasikan 2021 ini. Hal ini seiring dengan kebijakan pusat untuk menyokong anggaran rehab jalan wisata Gunung Bromo. “Ada beberapa ruas menuju wisata Gunung Bromo yang akan dibenahi tahun ini,” bebernya.

Jalur yang ditangani itu, seperti Tosari-Podokoyo, Wonokitri-Sedaeng, Dingklik-Penanjakan, Pasar Wonokitri-Pendopo Agung, serta Dingklik menuju lautan pasir. Dananya bersumber dari Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) yang merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya.

Dana senilai Rp 20 miliar dialokasikan untuk pembangunan jalan-jalan setempat. Selain pembangunan jalan wisata, pemeliharaan sejumlah ruas jalan juga akan dilakukan. “Selain jalur wisata Gunung Bromo, ada beberapa ruas lain yang akan dibenahi dari anggaran PHJD,” timpalnya.

Pemeliharaan jalan tersebut, dialokasikan setidaknya Rp 9 miliar. Total hampir Rp 30 miliar dialokasikan untuk penanganan jalan yang bersumber dari PHJD tersebut.

Listiani menguraikan, saat ini proses pembenahan jalan tersebut masih dalam perencanaan. Ia mengestimasi, lelang proyek puluhan miliar itu diproyeksikan bisa dilangsungkan Februari 2020. “Sekarang masih proses DED. Kami estimasi, Februari bisa dilelang,” jelasnya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU