alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Semua Taman di Kota Pasuruan Ditutup untuk Batasi Kegiatan Masyarakat

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pembatasan mobilitas atau kegiatan masyarakat yang dilakukan Pemkot Pasuruan membuat sejumlah fasilitas umum di kota ditutup. Salah satunya taman perkotaan. Selama dua pekan ke depan, sejak 11 Januari, seluruh taman ditutup.

Kepala Diskominfotik Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat menjelaskan, penutupan ini dilakukan di seluruh taman. Termasuk taman yang sempat dibuka beberapa waktu lalu. Seperti alun-alun, Taman Pekuncen, dan Taman Lansia. Penutupan dilakukan selama dua pekan, mulai Senin (11/1) sampai Senin (25/1).

“Penutupan ini berlaku selama 24 jam untuk seluruh akses taman. Jadi, taman perkotaan memang benar-benar ditutup secara penuh dan harus steril dari umum. Termasuk taman yang kemarin sempat dibuka,” ungkap Kokoh.

Untuk memastikan semua taman tutup, setiap hari semua taman akan dijadi petugas. Petugas ini bertugas menghalau masyarakat saat ada yang akan masuk ke taman.

“Intinya, agar tidak menimbulkan kerumunan di satu tempat. Termasuk tidak menimbulkan kerumunan di taman,” lanjutnya.

Penutupan taman itu sendiri, menurut Kokoh, bagian dari kebijakan Wali Kota dalam SE Wali Kota Pasuruan Nomor 13 Tahun 2021 yang mengatur pembatasan waktu kegiatan masyarakat. Tujuannya, untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan berpijak pada kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

Karena itu, Kokoh berharap masyarakat mematuhi edaran yang dimaksud dengan mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Yang melegakan, saat ini Kota Pasuruan adalah daerah dengan temuan kasus Covid-19 terendah di Jatim. Namun tingkat kematian masih tinggi. Untuk itu prokes tetap harus dijalankan,” sebut Kokoh. (riz/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU