alexametrics
32 C
Probolinggo
Friday, 14 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Duh, Harga Cabai di Pasuruan Kian Mahal di Awal Penghujan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PASURUAN, Radar Bromo-Datangnya musim hujan, berdampak pada harga komoditas di pasar. Terutama komoditas hasil pertanian yang dijual di tiga pasar tradisional di Kota Pasuruan.

Beberapa hari terakhir, harga sejumlah komoditas pertanian itu mulai melejit. Di antaranya, cabai yang mengalami kenaikan harga. Lonjakannya juga terbilang signifikan.

Cabai merah misalnya, yang sebelumnya berkisar Rp 30 ribu per kilogram. Saat ini naik hampir lipat dua. Harga per kilogram cabai merah mencapai Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu.

Selain itu, harga cabai rawit juga ikut naik. Selama akhir tahun lalu, harganya sekitar Rp 30 ribu per kilogram. Saat ini berada di angka Rp 50 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga ini terpantau mulai berlangsung sekitar sepekan terakhir,” kata Kasi Perlindungan dan Pengawasan Konsumen pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan Subhan Widi.

Subhan mengaku, pihaknya rutin mematau harga komoditas di tiga pasar. Yakni, Pasar Besar Kota Pasuruan, Pasar Gadingrejo dan Pasar Kebonagung. Dari pemantauan yang ia lakukan, lonjakan harga hanya berlaku untuk jenis cabai.

Subhan mengatakan, komoditas pertanian lainnya masih stabil. Misalnya, bawang merah yang masih dipatok dengan harga Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih Rp 27 ribu per kilogram. “Artinya, yang memang signifikan ya cabai. Lainnya masih stabil,” jelasnya.

Dia menerangkan, kenaikan harga komoditas jenis cabai itu tak lepas dari faktor cuaca saat ini. Selama musim hujan, segala jenis cabai akan cepat membusuk. Di samping itu, pasokan di pasar juga sedikit berkurang. Itu, dikarenakan hasil panen dari petani yang kurang baik.

“Beberapa pedagang mengaku pasokan lebih sedikit. Juga cabai itu kan mudah membusuk selama musim hujan,” jelasnya. (tom/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, Radar Bromo-Datangnya musim hujan, berdampak pada harga komoditas di pasar. Terutama komoditas hasil pertanian yang dijual di tiga pasar tradisional di Kota Pasuruan.

Beberapa hari terakhir, harga sejumlah komoditas pertanian itu mulai melejit. Di antaranya, cabai yang mengalami kenaikan harga. Lonjakannya juga terbilang signifikan.

Cabai merah misalnya, yang sebelumnya berkisar Rp 30 ribu per kilogram. Saat ini naik hampir lipat dua. Harga per kilogram cabai merah mencapai Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu.

Mobile_AP_Half Page

Selain itu, harga cabai rawit juga ikut naik. Selama akhir tahun lalu, harganya sekitar Rp 30 ribu per kilogram. Saat ini berada di angka Rp 50 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga ini terpantau mulai berlangsung sekitar sepekan terakhir,” kata Kasi Perlindungan dan Pengawasan Konsumen pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan Subhan Widi.

Subhan mengaku, pihaknya rutin mematau harga komoditas di tiga pasar. Yakni, Pasar Besar Kota Pasuruan, Pasar Gadingrejo dan Pasar Kebonagung. Dari pemantauan yang ia lakukan, lonjakan harga hanya berlaku untuk jenis cabai.

Subhan mengatakan, komoditas pertanian lainnya masih stabil. Misalnya, bawang merah yang masih dipatok dengan harga Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih Rp 27 ribu per kilogram. “Artinya, yang memang signifikan ya cabai. Lainnya masih stabil,” jelasnya.

Dia menerangkan, kenaikan harga komoditas jenis cabai itu tak lepas dari faktor cuaca saat ini. Selama musim hujan, segala jenis cabai akan cepat membusuk. Di samping itu, pasokan di pasar juga sedikit berkurang. Itu, dikarenakan hasil panen dari petani yang kurang baik.

“Beberapa pedagang mengaku pasokan lebih sedikit. Juga cabai itu kan mudah membusuk selama musim hujan,” jelasnya. (tom/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2