alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

15 Desa di Kab Pasuruan Mulai Krisis Air Bersih

WINONGAN, Radar Bromo – Kemarau belum mencapai puncaknya di Kabupaten Pasuruan. Namun, jumlah desa yang krisis air bersih terus bertambah.

Bila sebelumnya ada 10 desa yang dikirimi air bersih tiap harinya. Di minggu kedua ini jumlah desa yang dikirimi air bersih bertambah mencapai 15 desa di 5 kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Tectona Jati mengatakan, desa yang dikirimi air bersih itu merupakan desa yang sumber airnya sudah kering. Sehingga, butuh pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari warga sekitar.

“Minggu ini sudah ada tambahan lagi. Sehingga, tercatat sudah ada 15 desa yang rutin dikirimkan air bersih setiap harinya,” terang Tectona Jati.

Sebelumnya, 10 desa yang tercatat dikirimi air bersih yakni Desa Bulusari di Kecamatan Gempol dan 3 desa di Kecamatan Winongan; Jeladri, Kedungrejo, dan Sumberrejo.

Selanjutnya, Desa Mangguan, Ngantungan, Sibon, dan Klakah di Kecamatan Pasrepan. Serta Desa Lumbang dan Watulumbang di Kecamatan Lumbang.

Untuk tambahan 5 desa baru yang dikirimi air bersih yakni Desa Wonosunyo di Kecamatan Gempol serta Desa Cukurguling di Kecamatan Lumbang. Selanjutnya, Desa Pasrepan dan Petung di Kecamatan Pasrepan. Serta Desa Pasinan di Kecamatan Lekok.

Tecto menjelaskan, pengiriman air bersih, selain berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Seperti Dinas Sosial, Perkim, sampai PMI. Selain itu, juga menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR).

“Saat ini mayoritas memang masih 1 pengiriman tangki per harinya. Namun, ada beberapa desa yang sudah 2 kali pengiriman tangki. Misalnya untuk Sumberrejo dan Jeladri di Winongan, dibantu juga dari perusahaan selain dari BPBD. Yang lainnya untuk Cukurguling dan Watulumbung di Lumbang juga sudah 2 kali pengiriman per harinya,” terangnya.

Selain 15 desa itu, BPBD Kabupaten Pasuruan juga masih melakukan asesmen ke kurang lebih 6 desa lainnya yang berpotensi kekeringan. Namun, saat ini sumber air masih ada dan jika sudah kering maka akan segera dilakukan pengiriman air bersih juga.

Dari perkirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak kemarau diprediksi pada Agustus-September ini. Jumlah potensi desa di Kabupaten Pasuruan yang alami kekeringan bisa terus bertambah. Tahun lalu, total 21 desa alami kekeringan. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU