alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Tingkat Kesembuhan Covid di Kab Pasuruan Tinggi

PASURUAN, Radar Bromo – Angka kesembuhan covid di Kabupaten Pasuruan cukup tinggi. Hingga Jumat (11/3) angka kesembuhan mencapai 92 persen. Sedangkan kematian hanya 6 persen.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, sejauh ini total warga yang terkonfirmasi covid ada 11.580. Dari jumlah itu, yang masih aktif sekitar 249 kasus. Rinciannya, dirawat di rumah sakit sebanyak 134 dan gedung isolasi sebanyak 115. Sementara yang sembuh mencapai 10.622 dan meninggal 709 kasus.

Dari data itu dapat disimpulkan kasus sembuh lebih banyak mencapai 92 persen. Untuk yang meninggal sebanyak 6 persen. Dan penambahan kasus harian sekitar 1 persen.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, tingginya angka kesembuhan karena dari jumlah yang terpapar kebanyakan dengan gejala ringan. Ditambah selama pandemi 2 tahun lebih, masyarakat sudah paham bagaimana jika terpapar.

“Intinya memang daya tahan tubuh dan masyarakat sudah pintar dan paham betul bagaimana mengatasi virus ini. Yang penting daya tahan tubuh tetap terjaga,” katanya.

Dengan semakin banyaknya warga sembuh, Syaifudin optimistis, pandemi akan segera berakhir dan berubah menjadi endemi. (sid/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Angka kesembuhan covid di Kabupaten Pasuruan cukup tinggi. Hingga Jumat (11/3) angka kesembuhan mencapai 92 persen. Sedangkan kematian hanya 6 persen.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, sejauh ini total warga yang terkonfirmasi covid ada 11.580. Dari jumlah itu, yang masih aktif sekitar 249 kasus. Rinciannya, dirawat di rumah sakit sebanyak 134 dan gedung isolasi sebanyak 115. Sementara yang sembuh mencapai 10.622 dan meninggal 709 kasus.

Dari data itu dapat disimpulkan kasus sembuh lebih banyak mencapai 92 persen. Untuk yang meninggal sebanyak 6 persen. Dan penambahan kasus harian sekitar 1 persen.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, tingginya angka kesembuhan karena dari jumlah yang terpapar kebanyakan dengan gejala ringan. Ditambah selama pandemi 2 tahun lebih, masyarakat sudah paham bagaimana jika terpapar.

“Intinya memang daya tahan tubuh dan masyarakat sudah pintar dan paham betul bagaimana mengatasi virus ini. Yang penting daya tahan tubuh tetap terjaga,” katanya.

Dengan semakin banyaknya warga sembuh, Syaifudin optimistis, pandemi akan segera berakhir dan berubah menjadi endemi. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/