alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Pejabat Publik-Tokoh Masyarakat Terima Vaksin Dosis Kedua

PANGGUNGREJO, Radar Bromo– Sejumlah pejabat publik dan tokoh masyarakat di Kota Pasuruan kembali menerima suntikan vaksin. Penyuntikan dosis kedua itu dilakukan setelah melewati jeda 14 hari dari penyuntikan dosis pertama.

Vaksinasi dosis kedua tetap diikuti delapan pejabat publik yang lebih dulu disuntik vaksin dosis pertama, dua pekan lalu. Antara lain Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota, Kasdim 0819/Pasuruan, Ketua PCNU Kota Pasuruan, IDI Kota Pasuruan, Kepala Dinkes, danMUI Kota Pasuruan.

“Setelah suntikan vaksin yang pertama pada 28 Januari lalu, hari ini saya mendapatkan suntikan vaksin yang kedua,” kata Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo.

Lantaran itu, pihaknya kembali meyakinkan masyarakat agar bisa mengikuti program vaksinasi Covid-19. Dengan begitu, pandemi virus korona akan lebih cepat diatasi. “Kami mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan vaksinasi. Karena ini sudah dipastikan aman,” jelasnya.

Vaksinasi itu dimulai dengan registrasi ulang. Calon penerima vaksin menunjukkan e-ticket dan bukti identitas untuk verifikasi. Selanjutnya, calon penerima vaksin mengikuti screening atau penapisan. Di meja kedua itulah, petugas melakukan anamnesa dan pemeriksaan kondisi kesehatan calon penerima vaksin.

Setelah penapisan rampung, dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin dosis kedua. Selepas divaksin, seluruh pejabat publik itu tak langsung meninggalkan tempat. Melainkan harus mengikuti tahap akhir dari vaksinasi, yakni observasi selama 30 menit. Hal itu dilakukan untuk memonitor kemungkinan adanya reaksi yang ditimbulkan setelah penyuntikan vaksin.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan dr Shierly Marlena mengatakan seluruh pejabat publik dan tokoh masyarakat lolos penapisan. Mereka sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dari Sinovac sebanyak dua dosis.

“Semuanya lolos screening dan vaksinasi untuk delapan pejabat publik serta tokoh sudah selesai,” kata Shierly.

Kendati demikian, pihaknya meminta agar mereka yang sudah divaksin tetap menerapkan protokol kesehatan. Setelah disuntik vaksin, ada rentang waktu terbentuknya antibodi dalam tubuh. Sedangkan peningkatan imun tubuh sendiri terjadi dalam waktu 14 sampai 28 hari setelah disuntik vaksin dosis kedua.

“Dalam kurun waktu itu, antibodi penerima vaksin mulai terbentuk,” katanya. (tom/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo– Sejumlah pejabat publik dan tokoh masyarakat di Kota Pasuruan kembali menerima suntikan vaksin. Penyuntikan dosis kedua itu dilakukan setelah melewati jeda 14 hari dari penyuntikan dosis pertama.

Vaksinasi dosis kedua tetap diikuti delapan pejabat publik yang lebih dulu disuntik vaksin dosis pertama, dua pekan lalu. Antara lain Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota, Kasdim 0819/Pasuruan, Ketua PCNU Kota Pasuruan, IDI Kota Pasuruan, Kepala Dinkes, danMUI Kota Pasuruan.

“Setelah suntikan vaksin yang pertama pada 28 Januari lalu, hari ini saya mendapatkan suntikan vaksin yang kedua,” kata Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo.

Lantaran itu, pihaknya kembali meyakinkan masyarakat agar bisa mengikuti program vaksinasi Covid-19. Dengan begitu, pandemi virus korona akan lebih cepat diatasi. “Kami mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan vaksinasi. Karena ini sudah dipastikan aman,” jelasnya.

Vaksinasi itu dimulai dengan registrasi ulang. Calon penerima vaksin menunjukkan e-ticket dan bukti identitas untuk verifikasi. Selanjutnya, calon penerima vaksin mengikuti screening atau penapisan. Di meja kedua itulah, petugas melakukan anamnesa dan pemeriksaan kondisi kesehatan calon penerima vaksin.

Setelah penapisan rampung, dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin dosis kedua. Selepas divaksin, seluruh pejabat publik itu tak langsung meninggalkan tempat. Melainkan harus mengikuti tahap akhir dari vaksinasi, yakni observasi selama 30 menit. Hal itu dilakukan untuk memonitor kemungkinan adanya reaksi yang ditimbulkan setelah penyuntikan vaksin.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan dr Shierly Marlena mengatakan seluruh pejabat publik dan tokoh masyarakat lolos penapisan. Mereka sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dari Sinovac sebanyak dua dosis.

“Semuanya lolos screening dan vaksinasi untuk delapan pejabat publik serta tokoh sudah selesai,” kata Shierly.

Kendati demikian, pihaknya meminta agar mereka yang sudah divaksin tetap menerapkan protokol kesehatan. Setelah disuntik vaksin, ada rentang waktu terbentuknya antibodi dalam tubuh. Sedangkan peningkatan imun tubuh sendiri terjadi dalam waktu 14 sampai 28 hari setelah disuntik vaksin dosis kedua.

“Dalam kurun waktu itu, antibodi penerima vaksin mulai terbentuk,” katanya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/