alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Perluas Rekayasa Parkir di Lokasi Terlarang di Jalan KH Wahid Hasyim

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Rekayasa parkir yang dilakukan Satlantas Polres Pasuruan Kota di sejumlah areal larangan parkir bagi kendaraan mulai membuahkan hasil. Selama sebulan rekayasa berjalan, hanya ada empat pemilik kendaraan roda dua yang diketahui melanggar.

Kanit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengatakan, rekayasa parkir dilakukan sejak pertengahan Oktober. Yakni, memasang cone dan line di sepanjang jalan yang terlarang digunakan sebagai tempat parkir. Seperti di Jalan K.H. Wahid Hasyim.

Rekayasa ini berdampak positif. Angka pelanggaran parkir bisa ditekan. Selama sebulan, pihaknya hanya menemukan empat pelanggar. Mereka yang kedapatan bandel ini ditemukan saat line yang dipasang Satlantas dipotong orang tidak bertanggung jawab.

“Selebihnya sudah baik. Cuma memang perlu kesadaran masyarakat. Seharusnya tanpa rekayasa seperti ini mereka bisa patuh, karena rambu larangan sudah terpampang jelas di lokasi,” ujarnya.

Breni mengaku akan terus memaksimalkan penataan parkir. Sebab, belum semua parkir di Kota Pasuruan tertata sesuai aturan. Pihaknya masih menemukan banyak masyarakat yang parkir sembarangan di sejumlah lokasi. “Nanti akan diperluas,” ujarnya. (riz/rud)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Rekayasa parkir yang dilakukan Satlantas Polres Pasuruan Kota di sejumlah areal larangan parkir bagi kendaraan mulai membuahkan hasil. Selama sebulan rekayasa berjalan, hanya ada empat pemilik kendaraan roda dua yang diketahui melanggar.

Kanit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengatakan, rekayasa parkir dilakukan sejak pertengahan Oktober. Yakni, memasang cone dan line di sepanjang jalan yang terlarang digunakan sebagai tempat parkir. Seperti di Jalan K.H. Wahid Hasyim.

Rekayasa ini berdampak positif. Angka pelanggaran parkir bisa ditekan. Selama sebulan, pihaknya hanya menemukan empat pelanggar. Mereka yang kedapatan bandel ini ditemukan saat line yang dipasang Satlantas dipotong orang tidak bertanggung jawab.

“Selebihnya sudah baik. Cuma memang perlu kesadaran masyarakat. Seharusnya tanpa rekayasa seperti ini mereka bisa patuh, karena rambu larangan sudah terpampang jelas di lokasi,” ujarnya.

Breni mengaku akan terus memaksimalkan penataan parkir. Sebab, belum semua parkir di Kota Pasuruan tertata sesuai aturan. Pihaknya masih menemukan banyak masyarakat yang parkir sembarangan di sejumlah lokasi. “Nanti akan diperluas,” ujarnya. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/