alexametrics
25.1C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

Status Kekeringan di Kab Pasuruan Belum Dicabut

BANGIL, Radar Bromo – Anomali cuaca membuat status kekeringan belum dicabut oleh Pemkab Pasuruan. Keringnya sumber-sumber air, menjadi faktor status darurat bencana kekeringan itu masih diberlakukan hingga sekarang.

Dampaknya, pengiriman air bersih masih rutin dilakukan di puluhan desa wilayah setempat. Bahkan, pengirimannya nyaris tidak mengalami pengurangan. Karena, masih diberlakukan untuk 23 desa di Kabupaten Pasuruan.

“Status kekeringan masih belum dicabut. Memang hujan sempat melanda hingga menyebabkan banjir. Tapi, kondisi itu, tak serta merta membuat sumber-sumber air terisi dengan baik,” beber kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Tectona Jati.

Tecto –sapaan akrabnya- menyampaikan, assessment terhadap sumber-sumber air memang terus dilakukan. Dari pemantauan terhadap sumber-sumber air yang ada, belum ada peningkatan terhadap debit air.

Bahkan, beberapa sumber air mengalami kekeringan. Hal ini, yang membuat penyaluran air bersih masih diberlakukan. Tak kurang dari 23 desa yang terdampak kekeringan, dikirimi air bersih setiap harinya.

Rata-rata, pengiriman diberlakukan sekali hingga dua kali sehari. “Intensitas pengiriman masih tak jauh berbeda,” sambung dia.

Pihaknya pun tak bisa memprediksi, penghentian penyaluran air bersih bisa dihentikan kapan. Sebab, anomali cuaca masih berlangsung. “Seharusnya memang musim penghujan. Tapi, beberapa hari terakhir kan belum turun hujan,” imbuh dia. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU