alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

PKH Tahap Empat di Kota Pasuruan Telan Rp 3,6 Miliar

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah kembali mencairkan bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) dalam waktu triwulan. Di akhir tahun ini, bansos pada tahap keempat telah dicairkan bulan lalu.

Kasi Jaminan Sosial di Dinas Sosial Kota Pasuruan Fatich Hadjri mengatakan, bansos itu sebelumnya dicairkan setiap bulan. Hal itu dimaksudkan sebagai stimulus penerima selama pandemi Covid-19. Sehingga perputaran ekonomi tetap berjalan.

“Nah, untuk tiga bulan sejak Oktober, November dan Desember kembali dicairkan sekaligus pada tahap empat tahun ini. tahap empat ini bansos yang telah dicairkan sekitar Rp 3,6 miliar,” terang Fatich.

Dia menjelaskan, jumlah penerima bansos itu sebanyak 5.449 keluarga. Dari empat kecamatan yang ada, jumlah penerima paling banyak berasal di Kecamatan Panggungrejo berjumlah 2.183 KPM. Kemudian di Kecamatan Gadingrejo 1.316 KPM, di Kecamatan Purworejo 1.269 KPM dan di Kecamatan Bugul Kidul 681 KPM.

Dia menambahkan, penerima bantuan terdiri dari beberapa komponen. Seperti komponen kesehatan ada ibu hamil, anak usia dini dan keluarga pasien tuberculosis masing-masing dapat Rp 3 juta, anak SD dapat Rp 900 ribu, anak SMP Rp 1,5 juta, dan anak SMA Rp 2 juta.

“Kemudian KPM dengan kategori penyandang disabilitas berat dan lansia masing-masing Rp 2,4 juta,” terang Fatich. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah kembali mencairkan bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) dalam waktu triwulan. Di akhir tahun ini, bansos pada tahap keempat telah dicairkan bulan lalu.

Kasi Jaminan Sosial di Dinas Sosial Kota Pasuruan Fatich Hadjri mengatakan, bansos itu sebelumnya dicairkan setiap bulan. Hal itu dimaksudkan sebagai stimulus penerima selama pandemi Covid-19. Sehingga perputaran ekonomi tetap berjalan.

“Nah, untuk tiga bulan sejak Oktober, November dan Desember kembali dicairkan sekaligus pada tahap empat tahun ini. tahap empat ini bansos yang telah dicairkan sekitar Rp 3,6 miliar,” terang Fatich.

Dia menjelaskan, jumlah penerima bansos itu sebanyak 5.449 keluarga. Dari empat kecamatan yang ada, jumlah penerima paling banyak berasal di Kecamatan Panggungrejo berjumlah 2.183 KPM. Kemudian di Kecamatan Gadingrejo 1.316 KPM, di Kecamatan Purworejo 1.269 KPM dan di Kecamatan Bugul Kidul 681 KPM.

Dia menambahkan, penerima bantuan terdiri dari beberapa komponen. Seperti komponen kesehatan ada ibu hamil, anak usia dini dan keluarga pasien tuberculosis masing-masing dapat Rp 3 juta, anak SD dapat Rp 900 ribu, anak SMP Rp 1,5 juta, dan anak SMA Rp 2 juta.

“Kemudian KPM dengan kategori penyandang disabilitas berat dan lansia masing-masing Rp 2,4 juta,” terang Fatich. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/