alexametrics
29C
Probolinggo
Tuesday, 26 January 2021

Belum Ada Rencana Naikkan Harga Tiket Wisata Dikelola Pemkab Pasuruan

GRATI, Radar Bromo – Tarif tiket di sejumlah tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan, tahun depan kemungkinan besar tak ada perubahan. Sebab, sampai pertengahan November ini, belum ada rencana untuk menaikkan tiket masuk destinasi wisata yang dikelola pemda.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Pasuruan Gunawan Wicaksono mengatakan, penarikan tiket tempat wisata yang dikelola oleh Pemkab Pasuruan memang berdasarkan Perda. Jika menaikkan tiket, maka harus mengubah perda dan harus diusulkan dalam pembahasan perubahan perda.

“Untuk besarnya tiket masuk memang ditetapkan oleh perda. Karena itu, kalau mau menaikkan harus diusulkan untuk mengubah perda. Dan sampai saat ini, memang belum ada rencana ke sana (menaikkan tiket tempat wisata),” ujar Gunawan.

Dijelaskannya, tiket masuk ditetapkan oleh Peraturan Daerah Nomor 13 tahun 2016 tentang perubahan atas Perda Nomor 10 tahun 2010 tentang retribusi tempat rekreasi dan olah raga. Diakuinya, harga tiket memang lebih rendah dibandingkan tempat wisata sejenis di tempat lain. Namun besarnya tiket tersebut memang melihat kondisi situasi masyarakat Kabupaten Pasuruan.

“Kami melihat juga agar seluruh lapisan masyarakat bisa masuk. Karena itu besaran tiket memang dibuat terjangkau,” terangnya.

Untuk tiket wisata di Pemandian Banyubiru, ditarik Rp 5 ribu per orang. Untuk Ranu Grati, hanya Rp 2.500 per orangnya. Sementara sejak 2018 lalu, dibuka juga tiket akses Bromo via Tosari. Ditetapkan Rp 5 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp 10 ribu untuk wisatawan mancanegara.

Saat ini opsi menaikkan tiket memang belum direncanakan. Mengingat saat pandemi saat ini kondisi ekonomi masyarakat sekitar memang masih terbatas. Sehingga tiket wisata tetap mengacu pada perda yang sudah ditetapkan.

Apalagi saat ini, sementara tiket wisata yang dibuka hanya Danau Ranu Grati dan Tiket Tosari. Sedangkan Banyubiru memang masih ditutup untuk wisatawan karena masih rehab fisik. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU