alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Imbas Wabah PMK, Penyembelihan Hewan Kurban di RPH Blandongan Meningkat

PASURUAN, Radar Bromo – Anjuran untuk menyembelih hewan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH) selama wabah PMK membuat aktivitas RPH meningkat. RPH Blandongan Kota Pasuruan misalnya, memerlukan waktu empat hari untuk menuntaskan penyembelihan hewan kurban milik warga.

Penyembelihan itu sendiri sudah berlangsung sejak Sabtu (9/7). Dan sampai Minggu (10/7), sudah ada 40 ekor sapi dan 55 kambing yang masuk daftar potong di RPH. Masing-masing dikenai biaya retribusi senilai Rp 25 ribu per ekor.

”Berdasarkan pengajuan yang sudah masuk, insyaallah penyembelihan berlangsung empat hari. Mulai Sabtu kemarin hingga Selasa,” kata Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan Nikmah Hayati.

Dia mengatakan, selama PMK mewabah penyembelihan hewan kurban memang dianjurkan di RPH. Namun, bukan berarti warga tidak diperbolehkan memotong hewan kurban secara mandiri di lingkungan masjid wilayahnya masing-masing. Asalkan sudah mengajukan izin ke dinas, boleh dilakukan.

”Dan kami sudah turunkan tim di masing-masing kecamatan terdiri dari dokter hewan, paramedis dan jajaran kepolisian maupun TNI,” ungkap Nikmah.

Tim tersebut yang akan berkeliling memeriksa hewan kurban. Baik pemeriksaan ante mortem maupun post mortem. Sehingga, hewan kurban dipastikan sehat. Dan daging yang dibagikan ke masyarakat benar-benar layak konsumsi, halal dan toyib.

”Begitu pula di RPH kami sediakan tim yang stay di sini melakukan pemeriksaan,” beber Nikmah.

PASURUAN, Radar Bromo – Anjuran untuk menyembelih hewan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH) selama wabah PMK membuat aktivitas RPH meningkat. RPH Blandongan Kota Pasuruan misalnya, memerlukan waktu empat hari untuk menuntaskan penyembelihan hewan kurban milik warga.

Penyembelihan itu sendiri sudah berlangsung sejak Sabtu (9/7). Dan sampai Minggu (10/7), sudah ada 40 ekor sapi dan 55 kambing yang masuk daftar potong di RPH. Masing-masing dikenai biaya retribusi senilai Rp 25 ribu per ekor.

”Berdasarkan pengajuan yang sudah masuk, insyaallah penyembelihan berlangsung empat hari. Mulai Sabtu kemarin hingga Selasa,” kata Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan Nikmah Hayati.

Dia mengatakan, selama PMK mewabah penyembelihan hewan kurban memang dianjurkan di RPH. Namun, bukan berarti warga tidak diperbolehkan memotong hewan kurban secara mandiri di lingkungan masjid wilayahnya masing-masing. Asalkan sudah mengajukan izin ke dinas, boleh dilakukan.

”Dan kami sudah turunkan tim di masing-masing kecamatan terdiri dari dokter hewan, paramedis dan jajaran kepolisian maupun TNI,” ungkap Nikmah.

Tim tersebut yang akan berkeliling memeriksa hewan kurban. Baik pemeriksaan ante mortem maupun post mortem. Sehingga, hewan kurban dipastikan sehat. Dan daging yang dibagikan ke masyarakat benar-benar layak konsumsi, halal dan toyib.

”Begitu pula di RPH kami sediakan tim yang stay di sini melakukan pemeriksaan,” beber Nikmah.

MOST READ

BERITA TERBARU

/