alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Kejar Eks Mal Poncol Jadi MPP, Berharap Terealisasi Tahun Ini

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan tengah berpacu untuk merealisasikan Mal Pelayanan Publik (MPP). Diharapkan, pusat layanan kepada masyarakat itu terealisasi pada 2021 ini juga. Gedung eks Mal Poncol menjadi merupakan tempat ideal.

Bekas Mal Poncol di Jalan KH Wachid Hasyim, Kelurahan Kebonsari, itu lama tak dipakai. Bangunannya perlu perbaikan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah menyatakan dirinya memang telah menyiapkan gedung bertingkat tersebut untuk MPP.

”Saat ini sedang dalam tahap lelang, sudah diajukan. Jadi, kami masih menunggu hasilnya,” katanya.

Dia menambahkan, rehab gedung dilakukan setelah tahap lelang tuntas. Dan ada pihak ketiga yang bakal menggarap proyek rehab gedung tersebut. Apabila lelang segera tuntas, rehab gedung bisa dimulai sekitar Agustus atau September.

”Sebelumnya kami melakukan audit konstruksi dan menyusun perencanan,” kata dia.

Disperindag menyiapkan anggaran Rp 1,8 miliar untuk merealisasikan MPP. Dengan dana tersebut, rehab gedung itu nantinya difokuskan untuk membenahi bagian-bagian yang sudah rusak. Usang dimakan usia.

Menurut Yanuar, rehab yang akan berjalan itu tidak mengubah struktur bangunan. Hanya memperbaiki beberapa bagian gedung. Juga menata interior gedung agar representatif sebagai MPP.

”Pengerjaannya diperkirakan memerlukan waktu sekitar empat bulan,” jelas Yanuar. (tom/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan tengah berpacu untuk merealisasikan Mal Pelayanan Publik (MPP). Diharapkan, pusat layanan kepada masyarakat itu terealisasi pada 2021 ini juga. Gedung eks Mal Poncol menjadi merupakan tempat ideal.

Bekas Mal Poncol di Jalan KH Wachid Hasyim, Kelurahan Kebonsari, itu lama tak dipakai. Bangunannya perlu perbaikan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah menyatakan dirinya memang telah menyiapkan gedung bertingkat tersebut untuk MPP.

”Saat ini sedang dalam tahap lelang, sudah diajukan. Jadi, kami masih menunggu hasilnya,” katanya.

Dia menambahkan, rehab gedung dilakukan setelah tahap lelang tuntas. Dan ada pihak ketiga yang bakal menggarap proyek rehab gedung tersebut. Apabila lelang segera tuntas, rehab gedung bisa dimulai sekitar Agustus atau September.

”Sebelumnya kami melakukan audit konstruksi dan menyusun perencanan,” kata dia.

Disperindag menyiapkan anggaran Rp 1,8 miliar untuk merealisasikan MPP. Dengan dana tersebut, rehab gedung itu nantinya difokuskan untuk membenahi bagian-bagian yang sudah rusak. Usang dimakan usia.

Menurut Yanuar, rehab yang akan berjalan itu tidak mengubah struktur bangunan. Hanya memperbaiki beberapa bagian gedung. Juga menata interior gedung agar representatif sebagai MPP.

”Pengerjaannya diperkirakan memerlukan waktu sekitar empat bulan,” jelas Yanuar. (tom/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/