alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Gus Irsyad Tunda Tahapan Pilkades Serentak

PASURUAN, Radar Bromo – Tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Pasuruan akhirnya ditunda. Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf memerintahkan camat untuk menunda tahapan Pilkades.

Menurutnya, penundaan tahapan pilkades ini semata-mata untuk mengurangi potensi terciptanya kerumunan. Sebab, kerumunan sangat rentan menjadi salah satu penyebab semakin meluasnya virus Covid-19.

“Saya perintahkan semua camat untuk menyampaikan ke kades. Bahwa tahapan Pilkades yang berpotensi menimbulkan kerumunan selama PPKM darurat harus ditunda sampai ada pengumuman selanjutnya,” katanya.

Perintah penundaan Pilkades ini juga sebagai bagian dari langkah menindaklanjuti surat Kemendagri Nomor 141/3170/DPD tanggal 5 Juli 2021 perihal penundaan Pilkades Serentak dan Pemilihan Antar Waktu se-Jawa dan Bali. Surat tersebut salah satunya mengatur tentang pelaksanaan Pilkades serentak atau penggantian antar waktu diundur.

“Kami ikuti aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat. Karena memang ini demi kebaikan bersama,” jelasnya.

Tahapan-tahapan Pilkades yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Seperti pemungutan suara, kampanye, tes tulis, pengundian nomor urut maupun pelantikan kades terpilih.

Seluruh tahapan tersebut memang masih dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. Akan tetapi untuk tahapan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dalam minggu-minggu ini bisa terjadi dalam kegiatan rapat atau pembentukan panitia.

“Saya minta rapat atau koordinasi bisa dilakukan via zoom meeting atau virtual. Yang penting komunikasi dan koordinasi tetap jalan dan mengikuti semua tahapan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Adik Wali Kota Pasuruan itu menegaskan, tahapan Pilkades yang secara teknis tidak melibatkan banyak orang tetap berjalan dan diselesaikan. Seperti penyusunan program kerja, pengajuan biaya pelaksanaan Pilkades.

“Kalau yang bisa dilakukan tanpa banyak orang, silahkan dilanjut dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” terangnya. (sid/hn)

PASURUAN, Radar Bromo – Tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Pasuruan akhirnya ditunda. Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf memerintahkan camat untuk menunda tahapan Pilkades.

Menurutnya, penundaan tahapan pilkades ini semata-mata untuk mengurangi potensi terciptanya kerumunan. Sebab, kerumunan sangat rentan menjadi salah satu penyebab semakin meluasnya virus Covid-19.

“Saya perintahkan semua camat untuk menyampaikan ke kades. Bahwa tahapan Pilkades yang berpotensi menimbulkan kerumunan selama PPKM darurat harus ditunda sampai ada pengumuman selanjutnya,” katanya.

Perintah penundaan Pilkades ini juga sebagai bagian dari langkah menindaklanjuti surat Kemendagri Nomor 141/3170/DPD tanggal 5 Juli 2021 perihal penundaan Pilkades Serentak dan Pemilihan Antar Waktu se-Jawa dan Bali. Surat tersebut salah satunya mengatur tentang pelaksanaan Pilkades serentak atau penggantian antar waktu diundur.

“Kami ikuti aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat. Karena memang ini demi kebaikan bersama,” jelasnya.

Tahapan-tahapan Pilkades yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Seperti pemungutan suara, kampanye, tes tulis, pengundian nomor urut maupun pelantikan kades terpilih.

Seluruh tahapan tersebut memang masih dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. Akan tetapi untuk tahapan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dalam minggu-minggu ini bisa terjadi dalam kegiatan rapat atau pembentukan panitia.

“Saya minta rapat atau koordinasi bisa dilakukan via zoom meeting atau virtual. Yang penting komunikasi dan koordinasi tetap jalan dan mengikuti semua tahapan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Adik Wali Kota Pasuruan itu menegaskan, tahapan Pilkades yang secara teknis tidak melibatkan banyak orang tetap berjalan dan diselesaikan. Seperti penyusunan program kerja, pengajuan biaya pelaksanaan Pilkades.

“Kalau yang bisa dilakukan tanpa banyak orang, silahkan dilanjut dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” terangnya. (sid/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/