alexametrics
24.6 C
Probolinggo
Monday, 8 August 2022

Pemkab Probolinggo Kembali Siapkan Rapid Antigen, Jumlahnya Ribuan

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo akan mulai menggencarkan razia yustisi dan tes rapid antigen kepada masyarakat. Bahkan, telah disiapkan sekitar 5.000 lebih alat rapid antigen, untuk digunakan pada pelanggar-pelanggar prokes (Protokol kesehatan).

Sasarannya, bukan hanya warga di pelabuhan, seperti yang dilakukan terhadap belasan warga dari Madura kemarin. Tempat seperti pasar, wisata dan fasilitas umum, juga menjadi sasaran. Jika hasil tes rapid antigen positif, satgas akan langsung bawa pelanggar prokes itu untuk dikarantina.

Ugas Irwanto selaku koordinator Gakum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah daerah, menjadi perhatian serius Pemkab Probolinggo. Untuk itu, pihaknya kembali gencarkan operasi yustisi dan tes rapid antigen bagi pelanggar-pelanggar prokes.

”Nanti sasarannya pelabuhan Mayangan Kota, Kalibuntu di Kraksan, pasar-pasar, fasum dan tempat wisata. Jika hasil tes rapid antigen positif, maka akan diisolasi oleh satgas,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Ugas menjelaskan, pihaknya juga telah siapkan sekitar 5.000 alat rapid antigen, untuk diteskan pada pelanggar-pelanggar prokes. Nantinya, tim akan disebar di sejumlah titik sasaran itu. Khusus tempat pelabuhan, akan lakukan tes rapid antigen pada semua warga yang kedapatan menyeberang dari pulau Madura ke Probolinggo.

”Kami juga sudah antisipasi, jika ternyata ditemukan warga yang positif covid-19. Akan aktifkan kembali dua rumah sakit sebagai rujukan penanganan Covid-19. Kemudian, menjadikan Hotel Sari Indah di Gending, tempat karantina. Untuk saat ini baru puskesmas Maron dan Puskesmas Paiton yang dijadikan karantina,” terangnya. (mas/fun)

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo akan mulai menggencarkan razia yustisi dan tes rapid antigen kepada masyarakat. Bahkan, telah disiapkan sekitar 5.000 lebih alat rapid antigen, untuk digunakan pada pelanggar-pelanggar prokes (Protokol kesehatan).

Sasarannya, bukan hanya warga di pelabuhan, seperti yang dilakukan terhadap belasan warga dari Madura kemarin. Tempat seperti pasar, wisata dan fasilitas umum, juga menjadi sasaran. Jika hasil tes rapid antigen positif, satgas akan langsung bawa pelanggar prokes itu untuk dikarantina.

Ugas Irwanto selaku koordinator Gakum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah daerah, menjadi perhatian serius Pemkab Probolinggo. Untuk itu, pihaknya kembali gencarkan operasi yustisi dan tes rapid antigen bagi pelanggar-pelanggar prokes.

”Nanti sasarannya pelabuhan Mayangan Kota, Kalibuntu di Kraksan, pasar-pasar, fasum dan tempat wisata. Jika hasil tes rapid antigen positif, maka akan diisolasi oleh satgas,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Ugas menjelaskan, pihaknya juga telah siapkan sekitar 5.000 alat rapid antigen, untuk diteskan pada pelanggar-pelanggar prokes. Nantinya, tim akan disebar di sejumlah titik sasaran itu. Khusus tempat pelabuhan, akan lakukan tes rapid antigen pada semua warga yang kedapatan menyeberang dari pulau Madura ke Probolinggo.

”Kami juga sudah antisipasi, jika ternyata ditemukan warga yang positif covid-19. Akan aktifkan kembali dua rumah sakit sebagai rujukan penanganan Covid-19. Kemudian, menjadikan Hotel Sari Indah di Gending, tempat karantina. Untuk saat ini baru puskesmas Maron dan Puskesmas Paiton yang dijadikan karantina,” terangnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/