alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Pemkab Bantu Warga Buka Homestay di Kawasan Tosari

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan berencana membedah rumah-rumah di wilayah Tosari dan Wonokitri menjadi rumah singgah (homestay) bagi wisatawan. Bedah rumah ini dilakukan untuk menunjang sektor wisata.

Rumah-rumah yang direhab itu berlokasi di dekat kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). ”Tujuannya, menggairahkan sektor pariwisata dan menunjang ekonomi warga,” ungkap Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Hari Aprianto.

Menurut Hari, setidaknya ada 27 rumah warga yang akan dipermak agar layak menjadi homestay. Rumah-rumah warga tersebut tidak diubah total. Namun, direhab sebagian untuk dua fungsi. Sebagian disiapkan sebagai rumah pribadi. Sebagian lain dibangun untuk menjadi rumah sewa.

Tidak hanya pembangunan homestay. Beberapa rumah yang dinilai kurang sesuai juga akan mendapatkan sentuhan pembenahan. Rehab ini dilakukan untuk menyesuaian dengan nuansa wisata di wilayah setempat.

Jadi, kurang lebih ada 80 rumah yang akan direhab. Lokasinya tersebar di Wonokitri dan Tosari, Kecamatan Tosari. ”Yang 80 rumah lain direhab untuk non homestay,” tambah Hari.

Menurut rencana, program itu direalisasikan pada 2021 ini juga. Sejauh ini, dinas masih menyurvei lokasi dan menunggu anggaran dari pemerintah pusat. ”per unit bisa puluhan juta,” bebernya. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan berencana membedah rumah-rumah di wilayah Tosari dan Wonokitri menjadi rumah singgah (homestay) bagi wisatawan. Bedah rumah ini dilakukan untuk menunjang sektor wisata.

Rumah-rumah yang direhab itu berlokasi di dekat kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). ”Tujuannya, menggairahkan sektor pariwisata dan menunjang ekonomi warga,” ungkap Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Hari Aprianto.

Menurut Hari, setidaknya ada 27 rumah warga yang akan dipermak agar layak menjadi homestay. Rumah-rumah warga tersebut tidak diubah total. Namun, direhab sebagian untuk dua fungsi. Sebagian disiapkan sebagai rumah pribadi. Sebagian lain dibangun untuk menjadi rumah sewa.

Tidak hanya pembangunan homestay. Beberapa rumah yang dinilai kurang sesuai juga akan mendapatkan sentuhan pembenahan. Rehab ini dilakukan untuk menyesuaian dengan nuansa wisata di wilayah setempat.

Jadi, kurang lebih ada 80 rumah yang akan direhab. Lokasinya tersebar di Wonokitri dan Tosari, Kecamatan Tosari. ”Yang 80 rumah lain direhab untuk non homestay,” tambah Hari.

Menurut rencana, program itu direalisasikan pada 2021 ini juga. Sejauh ini, dinas masih menyurvei lokasi dan menunggu anggaran dari pemerintah pusat. ”per unit bisa puluhan juta,” bebernya. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/