BBPJN VIII Bakal Perbaiki Sisi Barat Simpang 4 Kebonagung

BAKAL DIBENAHI: Pengendara motor melintas di Jalan Urip Sumoharjo beberapa waktu lalu. Jalan ini akan diperbaiki Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional VIII. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO, Radar Bromo – Pengendara yang melintas di melintas di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, bakal semakin nyaman. Pasalnya jalur lingkar selatan (JLS) Kota Pasuruan ini akan diperbaiki oleh Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII tahun ini. Namun perbaikannya

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII wilayah Gempol Pasuruan Probolinggo, Rudy Napitupulu mengungkapkan, BBJN VIII sudah berencana melakukan rekonstruksi di sisi barat simpang empat Kebonagung itu sejak tahun lalu. Namun, rekonstruksi itu urung dilakukan sebab ada perbaikan yang lebih mendesak.

“Tahun lalu sempat kami masukkan dalam paket pengerjaan Gempol sampai Probolinggo. Namun, karena ada pergeseran anggaran untuk perbaikan jalan yang lebih mendesak, maka urung dilaksanakan. Rencananya, kami akan melaksanakan tahun ini” ungkapnya.

Pria asal Kota Medan, Sumatera Utara ini menjelaskan perbaikan nantinya tidak akan bukan rekonstruksi seperti pengajuan tahun lalu. Namun perbaikannya berupa pemeliharaan dengan mengganti aspal lama dengan aspal baru. Sebab kondisi aspal saat ini sudah rusak dan ambles sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

Menurutnya kerusakan jalan tersebut karena selama ini lalu lintasnya cukup padat dengan dilintasi oleh kendaraan besar, maka aspalnya seringkali menimbulkan gelombang. Dan saat musim penghujan kondisi ini bisa lebih parah karena aspal yang terkena air membuat aspal mudah rusak dan berlubang.

Kondisi ini tentunya membahayakan utamanya saat malam hari. Apalagi ruas jalan ini berada di dekat exit Tol Gempol Pasuruan (Gempas) di Bukir.

“Kami komitmen untuk terus membuat ruas jalan di wilayah kami nol lubang hingga sebelum lebaran. Perbaikannya dialokasikan dari anggaran pemeliharaan senilai Rp 40 miliar,” sebutnya. (riz/fun)