alexametrics
27.9 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Sopir Truk di Pasuruan Turun Jalan, Serukan Protes soal ODOL

Dia menyadari ketentuan tersebut memang dibuat demi keamanan dan keselamatan lalu lintas. Akan tetapi, Waluyo juga berharap pemerintah tidak tutup mata ketika membuat sebuah kebijakan. Paling tidak, sasaran dari aturan tersebut perlu diajak bicara. Sehingga ada solusi terbaik bagi pemerintah maupun masyarakat.

“Kalau kenceng-kencengan begini, kami juga pusing. Penghasilan berkurang. Makanya kami ingin agar aturan ini diubah. Atau minimal dicarikan solusi bersama. Karena ini menyangkut urusan perut,” katanya.

Sehari sebelumnya, seruan aksi juga digelar di Exit Tol Purwodadi, Exit Tol Pandaan dan Exit Tol Gempol. Seluruh aksi dilakukan secara damai. Waluyo menyadari pentingnya aksi tersebut bagi para sopir. Namun ia menegaskan jika semua peserta aksi tetap diharuskan santun.

Sejumlah petugas kepolisian tampak mengawal berlangsungnya seruan aksi di Exit Tol Pasuruan kemarin. Mereka mengatur para sopir truk agar tetap bisa menggelar aksi tanpa mengganggu arus lalu lintas bahkan hingga memicu kemacetan. Waluyo sendiri memastikan, ratusan sopir truk Pasuruan Raya siap mengikuti demo protes ODOL di Surabaya hari ini (11/3).

Mereka akan bergabung dengan sopir lain se-Jatim di Surabaya. “Dari anggota PTN saja ada 150-an sopir yang akan ikut. Ditambah dari komunitas lain, bisa mencapai 200 sopir,” kata Waluyo. (tom/fun)

Dia menyadari ketentuan tersebut memang dibuat demi keamanan dan keselamatan lalu lintas. Akan tetapi, Waluyo juga berharap pemerintah tidak tutup mata ketika membuat sebuah kebijakan. Paling tidak, sasaran dari aturan tersebut perlu diajak bicara. Sehingga ada solusi terbaik bagi pemerintah maupun masyarakat.

“Kalau kenceng-kencengan begini, kami juga pusing. Penghasilan berkurang. Makanya kami ingin agar aturan ini diubah. Atau minimal dicarikan solusi bersama. Karena ini menyangkut urusan perut,” katanya.

Sehari sebelumnya, seruan aksi juga digelar di Exit Tol Purwodadi, Exit Tol Pandaan dan Exit Tol Gempol. Seluruh aksi dilakukan secara damai. Waluyo menyadari pentingnya aksi tersebut bagi para sopir. Namun ia menegaskan jika semua peserta aksi tetap diharuskan santun.

Sejumlah petugas kepolisian tampak mengawal berlangsungnya seruan aksi di Exit Tol Pasuruan kemarin. Mereka mengatur para sopir truk agar tetap bisa menggelar aksi tanpa mengganggu arus lalu lintas bahkan hingga memicu kemacetan. Waluyo sendiri memastikan, ratusan sopir truk Pasuruan Raya siap mengikuti demo protes ODOL di Surabaya hari ini (11/3).

Mereka akan bergabung dengan sopir lain se-Jatim di Surabaya. “Dari anggota PTN saja ada 150-an sopir yang akan ikut. Ditambah dari komunitas lain, bisa mencapai 200 sopir,” kata Waluyo. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/