alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

35 CJH Kabupaten Pasuruan Mengundurkan Diri

BANGIL, Radar Bromo – Saat ini memang belum masuk jadwal pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Meski begitu, tercatat sudah ada 35 calon jamaah haji (CJH) yang secara resmi mengundurkan diri di Kabupaten Pasuruan.

Imron Muhadi, kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan, CJH yang mengundurkan diri itu tercatat telah membuat pernyataan mulai Desember hingga kemarin (10/3).

“Jumlah ini kemungkinan masih bisa bertambah. Ini, lantaran ada juga yang mengajukan mundur secara lisan. Namun, karena surat pengunduran resmi belum ada, sehingga belum pasti sampai sejauh ini,” terangnya.

Biasanya, jumlah CJH yang mundur bakal bertambah saat masuk jadwal pelunasan BPIH. Jika CJH tidak melunasi biaya haji, maka otomatis dianggap mengundurkan diri dan langsung ikut kuota tahun berikutnya.

Pengunduran diri CJH disebutkan hak dari jamaah sendiri. Faktor mundurnya sendiri ada berbagai alasan. Selain ada yang sudah terdata meninggal dan sudah diketahui ahli waris, ada juga alasan lain lantaran sakit, masih kurang biaya, faktor keluarga, dan memang belum siap berangkat tahun ini.

“Tercatat dari 35 CJH, 3 sudah meninggal dunia. Dan lainnya ada yang karena faktor ekonomi belum siap dan ada yang menunggu makhrom atau keluarga lain,” jelasnya.

Tahun ini, tercatat estimasi jumlah CJH di Kabupaten Pasuruan mencapai 1.454 kuota. Dengan mundurnya 35 CJH, saat ini tercatat 1.419 CJH asal kabupaten.

Untuk Kabupaten Pasuruan sendiri masuk gelombang pertama kloter 35, 36, dan 37. Diprediksi CJH Kabupaten Pasuruan berangkat awal Juli mendatang. (eka/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

BPBD Ajukan Tambah Truk Tangki-Mobil Double Cabin

Armada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan saat ini dinilai kurang memadai.

Lanjutan Proyek PLUT-KUMKM Kembali Diusulkan Tahun Depan

Pemkot Pasuruan sejatinya sudah berencana melanjutkan proyek itu menggunakan APBD tahun ini. Namun, batal karena realokasi anggaran untuk Covid-19.

Kurang Sebulan, Proyek Pasar Gondangwetan Baru 45 Persen

Masuk akhir November ini, pengerjaan revitalisasi Pasar Gondangwetan saat ini masih 45 persen.

Dana Banpol di Kab Probolinggo Tahun 2021 Tak Naik

Pemkab Probolinggo memastikan rencana hibah dana bantuan politik (banpol) tahun depan sama dengan tahun ini.

Temukan Engsel saat Ekskavasi, Ini Analisis Kondisi Goa Jepang Dulu

Dengan ditemukannya engsel yang terbuat dari besi pada dinding mulut goa, ada analisis baru tentang Goa Jepang.