alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Jalur ke Bromo di Tosari Kembali Kena Longsor

TOSARI, Radar Bromo – Jalur ke Bromo via Pasuruan kembali terganggu longsor. Kali ini terjadi di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, jalan menuju Dingklik sempat tertutup.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, longsor itu terjadi pada Selasa (9/2) sore. Ada beberapa titik longsor yang terjadi kali ini.

Camat Tosari Hari Hijrah mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden longsor kali ini. Sebab, saat longsor terjadi, lokasi sepi tidak ada pengguna jalan yang lewat. “Sepi lokasinya. Jadi tidak ada korban jiwa,” katanya.

Berbeda dengan beberapa insiden longsor sebelumnya, kali ini longsor terjadi tanpa disertai hujan deras. Kawasan setempat disebutkan tiba-tiba alami longsor.

Bahkan, ada pohon yang turut terbawa longsoran.

“Ada beberapa titik yang longsor. Mulai dari Dusun Cemoro Jangkar hingga Dingklik, ” tutur Hari.

Meski menutup sebagian jalan, namun longsor kali ini tak sampai menutup penuh akses ke Bromo. Namun agar akses lebih lancar, kemarin telah dilakukan pembersihan secara swadaya. “Sudah dibersihkan sama warga. Namun masih ada yang harus dibersihkan menggunakan alat berat,” jelas Hari.

Pihak kecamatan masih akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sebab, untuk membersihkan material itu butuh alat berat. “Nanti akan kami komunikasikan meminta bantuan alat berat. Untuk yang punya pemkab masih digunakan, nah kami akan komunikasi dengan jajaran terkait,” jelasnya. (sid/mie)

TOSARI, Radar Bromo – Jalur ke Bromo via Pasuruan kembali terganggu longsor. Kali ini terjadi di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, jalan menuju Dingklik sempat tertutup.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, longsor itu terjadi pada Selasa (9/2) sore. Ada beberapa titik longsor yang terjadi kali ini.

Camat Tosari Hari Hijrah mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden longsor kali ini. Sebab, saat longsor terjadi, lokasi sepi tidak ada pengguna jalan yang lewat. “Sepi lokasinya. Jadi tidak ada korban jiwa,” katanya.

Berbeda dengan beberapa insiden longsor sebelumnya, kali ini longsor terjadi tanpa disertai hujan deras. Kawasan setempat disebutkan tiba-tiba alami longsor.

Bahkan, ada pohon yang turut terbawa longsoran.

“Ada beberapa titik yang longsor. Mulai dari Dusun Cemoro Jangkar hingga Dingklik, ” tutur Hari.

Meski menutup sebagian jalan, namun longsor kali ini tak sampai menutup penuh akses ke Bromo. Namun agar akses lebih lancar, kemarin telah dilakukan pembersihan secara swadaya. “Sudah dibersihkan sama warga. Namun masih ada yang harus dibersihkan menggunakan alat berat,” jelas Hari.

Pihak kecamatan masih akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sebab, untuk membersihkan material itu butuh alat berat. “Nanti akan kami komunikasikan meminta bantuan alat berat. Untuk yang punya pemkab masih digunakan, nah kami akan komunikasi dengan jajaran terkait,” jelasnya. (sid/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/