alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Wahai PNS, Kini Absen 10 Hari Bisa Diberhentikan

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah menginginkan agar seluruh abdi negara bekerja lebih profesional. Mereka digaji dengan uang rakyat maka harus menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan negara. Disiplin menjadi salah satu acuan agar kinerja para ASN tetap baik. Terbaru, pemerintah secara resmi mengeluarkan PP Nomor 94/2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pasuruan Supriyanto menyatakan, disahkannya PP 94/2021 secara otomatis merevisi peraturan sebelumnya. Yakni PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin PNS. “PP Nomor 94/2021 itu mulai berlaku tahun ini. Kan disahkan Agustus 2021, kemudian kami sosialisasi dulu ke semua PNS di masing-masing perangkat daerah,” kata Supriyanto.

Dalam regulasi yang baru, juga mengatur hukuman disiplin terhadap PNS yang melanggar. Sanksi yang dijatuhkan terbagi menjadi tiga kategori. Yaitu sanksi ringan, sedang, hingga berat. Pemberhentian dari jabatan termasuk dalam kategori sanksi berat. Sanksi itu bisa diberikan di antaranya terhadap PNS yang bolos kerja tanpa alasan.

“Ada beberapa hal yang perlu penyesuaian dan sudah kami sampaikan ke para PNS,” beber Supriyanto.

Dia tak memungkiri jika melalui regulasi teranyar itu, PNS memang dituntut lebih disiplin. Salah satunya, melalui hukuman disiplin bagi PNS yang kedapatan bolos kerja atau tidak masuk selama beberapa hari. Baik dihitung berturut-turut maupun secara kumulatif.

“Dalam aturan yang baru, pemberhentian bisa dilakukan apabila tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 10 hari berturut-turut,” ujar Supriyanto.

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah menginginkan agar seluruh abdi negara bekerja lebih profesional. Mereka digaji dengan uang rakyat maka harus menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan negara. Disiplin menjadi salah satu acuan agar kinerja para ASN tetap baik. Terbaru, pemerintah secara resmi mengeluarkan PP Nomor 94/2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pasuruan Supriyanto menyatakan, disahkannya PP 94/2021 secara otomatis merevisi peraturan sebelumnya. Yakni PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin PNS. “PP Nomor 94/2021 itu mulai berlaku tahun ini. Kan disahkan Agustus 2021, kemudian kami sosialisasi dulu ke semua PNS di masing-masing perangkat daerah,” kata Supriyanto.

Dalam regulasi yang baru, juga mengatur hukuman disiplin terhadap PNS yang melanggar. Sanksi yang dijatuhkan terbagi menjadi tiga kategori. Yaitu sanksi ringan, sedang, hingga berat. Pemberhentian dari jabatan termasuk dalam kategori sanksi berat. Sanksi itu bisa diberikan di antaranya terhadap PNS yang bolos kerja tanpa alasan.

“Ada beberapa hal yang perlu penyesuaian dan sudah kami sampaikan ke para PNS,” beber Supriyanto.

Dia tak memungkiri jika melalui regulasi teranyar itu, PNS memang dituntut lebih disiplin. Salah satunya, melalui hukuman disiplin bagi PNS yang kedapatan bolos kerja atau tidak masuk selama beberapa hari. Baik dihitung berturut-turut maupun secara kumulatif.

“Dalam aturan yang baru, pemberhentian bisa dilakukan apabila tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 10 hari berturut-turut,” ujar Supriyanto.

MOST READ

BERITA TERBARU

/