alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Tahlilan di Hari Pertama Kerja Pemkab Pasuruan, Kepala BKPD Jadi Plh Sekda

PASURUAN, Radar Bromo Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan yang kosong langsung diisi. Bupati Pasuruan menunjuk Ahmad Khasani sebagai pelaksana harian (Plh) sekda menggantikan Anang Saiful Wijaya yang meninggal pada Rabu (4/5).

Informasi yang didapat Jawa Pos Radar Bromo, penunjukan Ahmad Khasani sebagai Plh sekda sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Selama ini, dia menjabat sebagai kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD).

Di sisi lain, pemkab saat ini sedang proses pengajuan Pj sekda ke Pemprov Jawa Timur. Seorang sumber di lingkungan Pemkab Pasuruan menyebut, saat ini berkasnya sudah sampai di Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Iya betul. Berkasnya kabarnya sudah di BKPSDM untuk pengajuan,” tutur sumber yang enggan disebutkan namanya itu.

Informasi tersebut juga dibenarkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Saifudin Ahmad. Menurutnya, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf memang menunjuk Khasani sebagai Plh sekda. Sementara proses pengajuan Pj sekda (definitif) masih berlangsung.

“Ya belum difinitif (sebagai Pj). Untuk itu Bupati harus mengusulkan melalui Baperjakat,” katanya.

Sedangkan mengenai alasan pemilihan Khasani sebagai Plh, menurutnya, wewenang bupati. “Yang ngusulkan Pak Bupati. Jadi saya tidak bisa jawab (alasannya),” ungkapnya.

Sementara itu, suasana berkabung masih sangat terasa di hari pertama masuk kerja di lingkungan Pemkab Pasuruan. Biasanya, hari pertama kerja usai libur Lebaran diisi apel dan sidak. Namun, kemarin (9/5) diganti dengan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil.

Tahlilan itu dilakukan di halaman tengah Kantor Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan di Kompleks Perkantoran Hayam Wuruk. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Pasuruan Abdul Mujib Imron hadir di lokasi.

Juga hadir Ketua PC NU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, mantan Sekda Agus Sutiadji, pensiunan pejabat Pemkab Pasuruan, hingga para pejabat dan pegawai Pemkab Pasuruan. Kegiatan itu digelar untuk mendoakan almarhum Anang Saiful Wijaya, sekda sebelumnya.

Selama tahlilan, suasana terasa begitu sedih. Bahkan, Gus Irsyad –panggilan Irsyad Yusuf- terlihat beberapa kali mengusap air matanya. Gus Mujib –panggilan Mujib Imron- pun tidak berbeda. Beberapa kali Gus Mujib yang duduk di sebelah Bupati, menyeka air matanya.

Usai tahlilan, Gus Irsyad menuturkan, almarhum sudah sakit sejak menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I). Hingga akhirnya menjabat sekda, almarhum masih sakit. Namun, walau sakit, almarhum tak pernah abai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

“Sejak Asisten Satu sudah sakit, beberapa kali izin untuk berobat. Saya maklumi. Tapi, beliau sangat bertanggung jawab dengan semua tugasnya. Sakitnya tak pernah ia rasakan. Saya belum selesai memberikan tugas, tapi semuanya sudah selesai. Itulah bukti bahwa beliau orang yang sangat baik dan bertanggung jawab pada semua pekerjaannya,” katanya.

Menurutnya, almarhum tak pernah memandang siapa lawan bicaranya. Dia selalu ramah pada siapapun. Entah itu bawahan sekelas tenaga harian lepas (THL) atau siapapun.

“Dalam berinteraksi, almarhum ramah dan dihormati. Juga menjadi teladan karena beliau tak pernah memandang siapa lawan bicaranya. Semuanya sama meski beliau PNS tertinggi di Pemkab Pasuruan,” kenangnya.

Gus Irsyad sendiri mengaku dapat firasat dua jam sebelum kabar almarhum meninggal diterimanya. Waktu itu, ia sedang menandatangani SK Kades yang bakal dilantik pada 12 Mei mendatang.

“Saya tanda tangan SK Kades jam 1 malam. Tiba-tiba saya berhenti dan langsung menyebut nama beliau. Ternyata pukul setengah 3 pagi saya dapat kabar ini,” tuturnya.

Gus Irsyad meminta semua pegawai untuk menghadiahkan bacaan Surat Al Fatihah kepada almarhum. Dia juga mengajak semua yang hadir agar meniru kebaikan yang pernah dilakukan almarhum.

“Semoga bacaan Yasin dan Tahlil pagi ini bisa sampai ke ruh almarhum dan menjadi syafaat. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” harapnya. (sid/hn)

PASURUAN, Radar Bromo Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan yang kosong langsung diisi. Bupati Pasuruan menunjuk Ahmad Khasani sebagai pelaksana harian (Plh) sekda menggantikan Anang Saiful Wijaya yang meninggal pada Rabu (4/5).

Informasi yang didapat Jawa Pos Radar Bromo, penunjukan Ahmad Khasani sebagai Plh sekda sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Selama ini, dia menjabat sebagai kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD).

Di sisi lain, pemkab saat ini sedang proses pengajuan Pj sekda ke Pemprov Jawa Timur. Seorang sumber di lingkungan Pemkab Pasuruan menyebut, saat ini berkasnya sudah sampai di Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Iya betul. Berkasnya kabarnya sudah di BKPSDM untuk pengajuan,” tutur sumber yang enggan disebutkan namanya itu.

Informasi tersebut juga dibenarkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Saifudin Ahmad. Menurutnya, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf memang menunjuk Khasani sebagai Plh sekda. Sementara proses pengajuan Pj sekda (definitif) masih berlangsung.

“Ya belum difinitif (sebagai Pj). Untuk itu Bupati harus mengusulkan melalui Baperjakat,” katanya.

Sedangkan mengenai alasan pemilihan Khasani sebagai Plh, menurutnya, wewenang bupati. “Yang ngusulkan Pak Bupati. Jadi saya tidak bisa jawab (alasannya),” ungkapnya.

Sementara itu, suasana berkabung masih sangat terasa di hari pertama masuk kerja di lingkungan Pemkab Pasuruan. Biasanya, hari pertama kerja usai libur Lebaran diisi apel dan sidak. Namun, kemarin (9/5) diganti dengan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil.

Tahlilan itu dilakukan di halaman tengah Kantor Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan di Kompleks Perkantoran Hayam Wuruk. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Pasuruan Abdul Mujib Imron hadir di lokasi.

Juga hadir Ketua PC NU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, mantan Sekda Agus Sutiadji, pensiunan pejabat Pemkab Pasuruan, hingga para pejabat dan pegawai Pemkab Pasuruan. Kegiatan itu digelar untuk mendoakan almarhum Anang Saiful Wijaya, sekda sebelumnya.

Selama tahlilan, suasana terasa begitu sedih. Bahkan, Gus Irsyad –panggilan Irsyad Yusuf- terlihat beberapa kali mengusap air matanya. Gus Mujib –panggilan Mujib Imron- pun tidak berbeda. Beberapa kali Gus Mujib yang duduk di sebelah Bupati, menyeka air matanya.

Usai tahlilan, Gus Irsyad menuturkan, almarhum sudah sakit sejak menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I). Hingga akhirnya menjabat sekda, almarhum masih sakit. Namun, walau sakit, almarhum tak pernah abai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

“Sejak Asisten Satu sudah sakit, beberapa kali izin untuk berobat. Saya maklumi. Tapi, beliau sangat bertanggung jawab dengan semua tugasnya. Sakitnya tak pernah ia rasakan. Saya belum selesai memberikan tugas, tapi semuanya sudah selesai. Itulah bukti bahwa beliau orang yang sangat baik dan bertanggung jawab pada semua pekerjaannya,” katanya.

Menurutnya, almarhum tak pernah memandang siapa lawan bicaranya. Dia selalu ramah pada siapapun. Entah itu bawahan sekelas tenaga harian lepas (THL) atau siapapun.

“Dalam berinteraksi, almarhum ramah dan dihormati. Juga menjadi teladan karena beliau tak pernah memandang siapa lawan bicaranya. Semuanya sama meski beliau PNS tertinggi di Pemkab Pasuruan,” kenangnya.

Gus Irsyad sendiri mengaku dapat firasat dua jam sebelum kabar almarhum meninggal diterimanya. Waktu itu, ia sedang menandatangani SK Kades yang bakal dilantik pada 12 Mei mendatang.

“Saya tanda tangan SK Kades jam 1 malam. Tiba-tiba saya berhenti dan langsung menyebut nama beliau. Ternyata pukul setengah 3 pagi saya dapat kabar ini,” tuturnya.

Gus Irsyad meminta semua pegawai untuk menghadiahkan bacaan Surat Al Fatihah kepada almarhum. Dia juga mengajak semua yang hadir agar meniru kebaikan yang pernah dilakukan almarhum.

“Semoga bacaan Yasin dan Tahlil pagi ini bisa sampai ke ruh almarhum dan menjadi syafaat. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” harapnya. (sid/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/