alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Covid-19 Tinggal 34 Kasus Aktif, Wabup Pasuruan Tetap Minta Waspada

PASURUAN, Radar Bromo – Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan semakin turun. Sampai Sabtu (9/4), jumlahnya tinggal 34 kasus. Meski begitu, Pemkab Pasuruan mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Tidak lengah dan mengabaikan protokol kesehatan.

Hingga kemarin, data resmi menyebutkan, warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 selama pandemi mencapai 11.776 kasus. Perinciannya, 23 dirawat di rumah sakit, 11 dirawat di gedung isolasi, 11.019 sembuh, dan 723 meninggal.

Wakil Bupati Pasuruan Abdul Mujib Imron menekankan semua pihak agar tidak lengah dengan kondisi sekarang. Harus tetap waspada. Sebab, sampai saat ini, pandemi Covid-19 belum usai.

”ASN harus terus memberikan contoh yang baik dalam penerapan disiplin protokol kesehatan. Salah satu contohnya adalah tetap memakai masker saat beribadah di masjid,” tuturnya.

Tidak hanya itu. Wakil bupati yang juga pengasuh PP Alyasini itu berpesan agar ASN dapat memberikan contoh saat hari raya Idul Fitri nanti. Yakni, tidak melaksanakan silaturahmi dengan berkunjung dari rumah ke rumah atau mengadakan open house. Larangan tersebut bertujuan mencegah penyebaran virus.

Khusus kepada kepala puskesmas dan camat, wakil bupati meminta keduanya meningkatkan target capaian vaksinasi kedua dan booster. Paling tidak, vaksinasi diharapkan dapat dilaksanakan setiap 2 hari sekali pada malam hari. Bisa bekerja sama dengan lurah atau kepala desa setempat.

”Kami mohon sebisa-bisanya 2 hari sekali melaksanakan vaksinasi malam hari. Kami harapkan semuanya kerja sama dengan jajaran samping,” tegasnya. (sid/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan semakin turun. Sampai Sabtu (9/4), jumlahnya tinggal 34 kasus. Meski begitu, Pemkab Pasuruan mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Tidak lengah dan mengabaikan protokol kesehatan.

Hingga kemarin, data resmi menyebutkan, warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 selama pandemi mencapai 11.776 kasus. Perinciannya, 23 dirawat di rumah sakit, 11 dirawat di gedung isolasi, 11.019 sembuh, dan 723 meninggal.

Wakil Bupati Pasuruan Abdul Mujib Imron menekankan semua pihak agar tidak lengah dengan kondisi sekarang. Harus tetap waspada. Sebab, sampai saat ini, pandemi Covid-19 belum usai.

”ASN harus terus memberikan contoh yang baik dalam penerapan disiplin protokol kesehatan. Salah satu contohnya adalah tetap memakai masker saat beribadah di masjid,” tuturnya.

Tidak hanya itu. Wakil bupati yang juga pengasuh PP Alyasini itu berpesan agar ASN dapat memberikan contoh saat hari raya Idul Fitri nanti. Yakni, tidak melaksanakan silaturahmi dengan berkunjung dari rumah ke rumah atau mengadakan open house. Larangan tersebut bertujuan mencegah penyebaran virus.

Khusus kepada kepala puskesmas dan camat, wakil bupati meminta keduanya meningkatkan target capaian vaksinasi kedua dan booster. Paling tidak, vaksinasi diharapkan dapat dilaksanakan setiap 2 hari sekali pada malam hari. Bisa bekerja sama dengan lurah atau kepala desa setempat.

”Kami mohon sebisa-bisanya 2 hari sekali melaksanakan vaksinasi malam hari. Kami harapkan semuanya kerja sama dengan jajaran samping,” tegasnya. (sid/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/